Ketua Komite Wisma Atlet Jadi Tersangka

Ketua Komite Wisma Atlet Jadi Tersangka

Menurut Johan, dalam proses penyelidikan, ditemukan dugaan kerugian negara sekitar Rp 25 miliar. (Foto: Antara)

Jakarta - menetapkan Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet jakabaring, Sumatera Selatan Rizal Abdullah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditetapkan sebagai terssangka. Penetapan itu merupakan pengembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Wisma Atlet dan gedung serba guna Provinsi Sumatera Selatan, tahun anggaran 2010-2011. 

 
"Penyidik telah menemukan bukti permulaan yang sudah cukup. Atas kesimpulan itu penyidik menetapkan RA selaku ketua komite pembangunan wisma atlet sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di gedung KPK, Jakarta, Senin (29/9/2014). 

Menurut Johan, dalam proses penyelidikan, ditemukan dugaan kerugian negara sekitar Rp 25 miliar. "Ini diduga ada mark up atau penggelembungan. Proyeknya di pembangunan wisma atlet di Jakabaring dan gedung serba guna di Sumatera Selatan tahun anggaran 2010-2011," kata Johan. 

Rizal Abdullah disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP. (Jr.)**

.

Categories:Politik,