Nih Pengakuan Pemilik Pabrik Saos Berbahan Kimia

Nih Pengakuan Pemilik Pabrik Saos Berbahan Kimia

Petugas dari kepolisian Polrestabes Bandung menyita pabrik saos berbahan kimia.(Foto:TrisDoddy)

Bandung - "D" (52) hanya bisa pasrah ketika pihak kepolisian Polrestabes Bandung melakukan penggerebegan di pabrik saos berbahan kimia miliknya, yang berlokasi di Cicukang No 6  RT 04 RW 03,  Kelurahan Sumbersari Kecamatan Bandung Kulon, senin siang (26/1/2015).
D mengaku, harga satuan dari saos produksian pabriknya tersebut dibandrol Rp20 ribu, yang telah lama dipasarkan di wilayah Garut, Banjaran dan Soreang.

"Harga satuannya Rp20 ribu biasa dipasarkan di wilayah Garut, Banjaran, Soreang. Bikin pabrik sudah 7 tahun," akunya.

Namun dirinya membantah bahwa bahan-bahan kimia yang digunakannya tidak sehat, dirinya menjelaskan ada tanda sehat disetiap bungkus saos produksinya. Selain itu dalam proses pembuatan saos tidak 100 % menggunakan  bahan kimia.

"Di sini gak 100% saya pakai bahan kimia, ada tanda food disetiap bungkus saosnya, kita juga ngerti kalau pakai bahan kimia semuanya bahaya," bebernya.

Dalam proses pengerjaan saos tersebut, "D" dibantu oleh 20 pegawainya dan untuk hasil produksi per harinya, dirinya mengaku tidak tentu.

"Saya punya pegawai 20 orang, produksi perhari ga tentu bisa sampai 1500 ton per hari. Bahan bahannya kita dapat dari Jakarta," pungkasnya.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,