Ongkos Rumah Sakit dan BPJS Kadang Beda

Ongkos Rumah Sakit dan BPJS Kadang Beda

Pasien dengan BPJS Kesehatan membeludak di RSUD Al-Ihsan Bale Endah, Kab. Bandung.(Foto : ADE)

Bandung – Meskipun program BPJS (Badan Penjelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan sudah berjalan sekitar satu tahunan lebih, namun terkadang masalah teknis masih saja terjadi. Seperti masalah teknis dalam perhitungan biaya atau unit cost antara rumah sakit dengan pihak BPJS kesehatan yang tidak sesuai.

 

Berdasarkan penjelasan Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Al-Ihsan, Agus Muharam, kendala teknis dalam program BPJS Kesehatan paling perihal unit cost. Standar tarif yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan kadang tidak sesuai dengan tarif dari rumah sakit.

 

“Semisal biaya untuk persalinan di Rumah Sakit Al-Ihsan sebesar Rp. 6 juta, namun standar yang ditetapkan BPJS Kesehatan hanya Rp. 4,5 juta,” jelasnya di Bale Endah, Kabupaten Bandung, Senin (26/01/2015).

 

Pasien BPJS Kesehatan di RSUD Al-Ihsan, meningkat dalam setiap bulannya, terbukti dari total pasien yang berobat ke rumah sakit tersebut, 80 persennya adalah pasien dengan menggunakan fasilitas BPJS.

 

"Pihak rumah sakit bukan menolak pasien BPJS Kesehatan dari golongan masyarakat tidak mampu, namun karena jumlah kamar rawat inap memang terbatas dan sudah penuh. Semua pelayanan BPJS Kesehatan dari kelas 1 hingga kelas 3 akan dilayani dengan baik sesuai prosedur," cetus Agus.

 

Mengatasi berbedaan unit cost dari BPJS Kesehetan, pihak rumah sakit mensiasatinya dengan subsidi silang sehingga beban perbedaan biaya antara rumah sakit dan pihak asuransi BPJS Kesehatan tidak dibebankan ke pasien.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:kesehatan,