4.138 Warga Korban Banjir Terserang Penyakit

4.138 Warga Korban Banjir Terserang Penyakit

ilustrasi. (Net)

Langkat - Sebanyak 4.138 warga korban banjir di Kecamatan Tanjungpura dan Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terserang berbagai macam penyakit seperti Inpeksi Saluran Penapasan Akut (ISPA), gatal-gatal dan demam.
 
"Ada 4.138 warga korban banjir yang terkena bermacam penyakit," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat Sadikun Winoto melalui Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit dr Imanuel Pinem, di Stabat, Selasa (27/1/2015).
 
Imanuel Pinem menjelaskan dari empat Desa yang terkena banjir di Kecamatan Tanjungpura seperti Desa Lalang, Desa Pekubuan, Desa Pematang Cengal Barat dan Kelurahan Pekan Tanjungpura ada 2.437 warga yang terkena berbagai macam penyakit.
 
Seperti Inpeksi Salura Perapasan Akut (ISPA) sebanyak 476 orang, Dermatitis (gatal-gatal) sebanyak 916 orang, Gastritis 321 orang, diare 184 orang, demam 227 orang, Hypertensi 87 orang, Hypotensi 73 orang dan lain-lain 153 orang, katanya.
 
Sementara di Kecamatan Hinai diemukan penyakit ISPA sebanyak 356 orang, Dermatitis (gatal-gatal) sebanyak 761 orang, Gastritis 104 orang, Diare 165 orang, Hypertensi 98 orang, Demam 109 orang, Hypotensi 44 orang dan lain-lain 64 orang.
 
Imanuel Pinem menyampaikan hingga sekarang ini pos kesehatan masih terus disiagakan untuk mengantisipasi penyakit yang berkembang di tengah warga korban banjir.
 
"Pos kesehatan masih terus dibuka di tujuh lokasi yang ada dengan bantuan tenaga medis dan obat-obatan dari puskemas se Kabupaten Langkat," sambungnya.
 
Kepala Bidang Penangulangan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat ini, mengungkapkan hingga sekarang ini instansinya masih membutuhkan obat-oabatan khususnya obat kulit dan gatal-hatal.
 
"Kita butuh obat kulit dan gatal-gatal sekarang ini," katanya.
 
Dari pantauan yang dilakukan kondisi kesehatan masyarakat juga sudah mulai menurun sehingga tim kesehatan terus diterjunkan untuk memberikan pelayanan kepada para korban banjir.
 
Secara terpisah Kepala Wilayah Kecamatan Tanjungpura Surianto mengungkapkan masih ada tiga Desa di wilayahnya yang terendam banjir, walaupun di beberapa Desa lainnya sudah surut.
 
Desa yang masih terendam banjir itu Desa Pekubuan, Desa Lalang, Desa Pantai Cermin.
 
Selain itu juga pompa penyedot air masih terus beroperasi untuk membuang air kembali ke sungai Batang Serangan, terutama yang ada di Pekan Tanjungpura, katanya.
 
Dari data yang ada banjir yang melanda Kabupaten Langkat meliputi lima Kecamatan yaitu Tanjungpura, Batang Serangan, Sawit Seberang, Wampu dan Hinai, dengan jumlah rumah terendam mencapai 7.791 rumah.
 
Sedangkan Desa yang terkena mencapai 22 Desa yang terdiri dari Pematang Cengal Barat, Pekubuan, Lalang, Pata Perupuk, Kelurahan Pekan Tanjungura, Teluk Bakung, Baja Kunig, Pematang Cengal, Suka Maju dan Pulau Banyak, di Kecamatan Tannungpura.
 
Kecamatan Sawit Seberang Desa Alur Gadung, Kecamatan Batang Serangan Desa Karya Jadi, Sei Bamban, Kuala Musam, Kelurahan Batang Serangan, Sei Musam, Kecamatan Hinai Desa Cempa, Tamaran, Batu Melenggang dan Kecamatan Wampu Desa Pertumbukan, Bingai dan Stabat Lama Barat. (AY)
.

Categories:Daerah,
Tags:bencana,