Games Online Berbudaya Indonesia Dikembangkan

Games Online Berbudaya Indonesia Dikembangkan

Ilustrasi Foto.(Net)

 
Bandung - Galeri Kamones ITB Bandung mengembangkan pelatihan produksi games online berkonsep budaya asli Indonesia untuk lebih meningkatkan daya saing di pasar dunia.
 
"Games online selain potensi industri kreatif ke depan juga merupakan sarana memperkenalkan budaya dan meningkatkan daya saing di pasar dunia," kata Mahasiswa ITB aktivis Galeri Kamones Hajar Asyura di Bandung, Selasa (27/1/2015).
 
Ia menyebutkan, komunitas itu menggelar pelatihan seni membuat game online di Galeri Kamones untuk lebih memberikan sentuhan khas dan memperkuat karakter dari games sehingga tidak sekedar sarana hiburan.
 
"Kegiatan ini dibuat agar orang tahu visualisasi game itu seperti apa, dan di pasar dunia menjadi suatu industri kreatif yang besar, Indonesia bisa maju," kata Hajar.
 
Ia menyebutkan pelatihan konsep game bisa mengambil unsur-unsur budaya Indonesia agar mengenalkan pada dunia. Keragaman budaya Indonesia merupakan kekayaan inspirasi yang sangat potensial dan memiliki daya saing.
 
Menurut dia, dengan misi mengenalkan budaya Indonesia melalui game, juga merupakan ajang mengedukasi para pengguna atau pemain game itu tentang kekayaan dan kearifan budaya Indonesia.
 
"Game bisa untuk memperkenalkan budaya, tergantung siapa yang megang. Selama ini saya memainkan game dan mengenal lebih jauh tentang sejarah-sejarah dari tempat permainan itu," katanya.
 
Pelatihan sekaligus pameran seni konsep video game itu dibuat dalam acara "ARTcade a Concept Art Exhibition" terdiri dari Pameran Concept Art Video game dan workshop dari Jatter Studio, Xia Jung Long yang dihadiri Siswa SMA dan mahasiswa Bandung.
 
Ia menyebutkan seni konsep membuat game masih jarang ahli membuatnya. Padahal itu merupakan salah satu prasyarat untuk bisa menghasilkan sebuah game yang berbobot dan memberikan nilai edukasi.
 
"Secara ilmu banyak yang sudah mahir untuk visualisasi namun secara konsep game memang perlu dilatih," kata mahasiswa asal Probolinggo, Jawa Timur itu menambahkan.(AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:teknologi,