Menko PMK Ajak Ubah Pola Mendidik

Menko PMK Ajak Ubah Pola Mendidik

Menko PMK Puan Maharani

Bandung

- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengajak para guru untuk mengubah pola mendidik dengan tidak bersifat memerintah, tetapi bergaul memahami perasaan anak didik.

"Berharap pola mengajar di sekolah kita ini tidak bisa antara guru dan murid itu perintah, tapi harus bisa bergaul memahami perasaan anak-anak kita," kata Puan saat kunjungan ke SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Rabu (28/1/2015).

Ia menuturkan, guru harus mampu membangun semangat anak didiknya bahwa sekolah adalah hal penting, atau kewajiban yang harus dijalani.

"Siswa mau menjalani masa sekolah ini menjadi pendidikan wajib dilakukan," katanya.

Masa sekolah, lanjut dia, bukan menjadi beban bagi anak-anak dalam menekuni setiap pelajaran, tetapi pelajaran harus sebagai kebutuhaan untuk menjadi anak yang unggul.

"Jadi anak tidak terbebani dengan pelajaran, tapi pelajaran itu menjadi anak-anak unggul, dan ikut serta daalam membangun bangsa kedepan," katanya.

Ia menambahkan, anak-anak bangsa penting melanjutkan pendidikan hingga jenjang pendidikan menengah atas sejalan dengan program pemerintah wajib belajar 12 tahun.

Ia menegaskan, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak dapat melanjutkan sekolahnya hingga tingkat atas.

"Pemerintah menyediakan program Indonesia Pintar sebagai jaminan untuk anak-anak menyelesaikan pendidikan hingga jenjang pendidikan menengah atas," katanya.

Kedatangan Menteri didampingi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Bupati Bandung Barat Abubakar, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari.

Puan mengunjungi SD Kartika X-3, selanjutnya ke SMPN 1 Cisarua, kantor Pos Cisarua menyosialisasikan KIS, KIP, dan KKS, dilanjutkan penyaluran raskin tingkat nasional bersama Gubernur dan 13 Kepala Daerah di Jabar di kantor Desa Pasirhalang, Cisarua, dan berakhir memberikan pembekalan ekspedisi NKRI di Pusdikpassus di Batujajar, KBB. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:ekonomi,