Sharapova Tantang Serena Williams di Final Australia Open

Sharapova Tantang Serena Williams di Final Australia Open

Maria Sharapova (kanan) dan unggulan pertama Serena Williams.(Foto:Net)

Melbourne - Unggulan kedua Maria Sharapova dan unggulan pertama Serena Williams melaju ke babak final turnamen tenis Australia Terbuka setelah keduanya mengalahkan lawan sebangsanya di putaran semifinal.

Sharapova berhasil mengalahkan unggulan sesama Rusia Ekaterina Makarova dalam dua set langsung 6-3, 6-2 di pertandingan semifinal awal, Kamis (29/1/2015).

"Kemenangan ini sangat istimewa dan saya senang berada di final," kata Sharapova, seperti yang dikutip Reuters, Kamis.

Juara lima kali Grand Slam yang juga meraih gelar Australia pada 2008 ini mengatakan dirinya merasa istimewa setelah mengalahkan Makarova dan menorehkan karir kesembilan kalinya di final Grand Slam serta yang keempat kalinya di Australia.

"Bertanding dengan sesama Rusia dan juga seseorang yang bukan menjadi favorit untuk bertemu di semifinal, aku tahu akan dia akan menjadi lawannya dan bermain sangat baik," kata juara Perancis Terbuka itu, seperti yang dikutip dari AFP.

Sharapova mencetak rekor 5-0 atas Makarova dan tampak menguasai permainan meskipun pada awalnya sempat berjuang dengan servisnya dalam kondisi berangin di Rod Laver Arena.

Makarova yang juga mencapai semifinal pada 2014 terpaksa menanggung kekalahan dari Sharapova.

Setelahnya duel petenis Rusia, Serena Williams pun menyusul Sharapova dengan menepis petenis muda sesama Amerika Serikat Madison Keys 7-6 (5), 6-2.

Williams yang usianya 14 tahun lebih senior daripada Keys terpaksa berjuang lebih keras untuk memenangkan duel petenis Amerika ini.

"Jelas sekali dia pemain yang hebat. Saya kira dia akan memenangkan turnamen ini segera dan banyak Grand Slam lainnya. Saya benar-benar senang melihat dia bermain dengan baik sekaligus menjadi petenis yang hebat," kata Williams yang kini berusia 33 tahun itu.

Pada pertandingan final Sabtu ini, Williams dan Sharapova akan kembali bertemu setelah pertemuan terakhir mereka di Perancis Terbuka 2013.

"Saya harus punya kepercayaan diri yang tinggi menuju final Grand Slam ini tak peduli siapa yang menjadi lawannya. Saya sampai di posisi atas karena suatu alasan dan saya memilikinya. Saya akan melakukan apa pun untuk bisa mendapatkan gelar itu," kata Williams.

Lebih dari satu dekade, Sharapova terpaksa menanggung kekalahan 2-16 dari petenis Amerika tersebut.

Terakhir kali, petenis Rusia berusia 27 tahun itu mengalahkan Williams di Kejuaraan Tur 2004. Selanjutnya, ia kembali kalah di kejuaraan yang sama pada 2007 dan di Perancis Terbuka 2013.

Dalam final nanti, baik Sharapova maupun Williams akan saling merebutkan gelar juara karena jika Williams kalah, ia harus merelakan gelar unggulan nomor satu tunggal putri dunia pada Sharapova.

Namun, jika Sharapova yang kalah, Williams mempertahankan posisi puncaknya dan tentu saja menjadi kekalahan Sharapova yang kelima belas kali berturut-turut dari Williams. (AY)

.

Categories:Olahraga,
Tags:olahraga,