Rekayasa Jl. Alun-alun Timur Tambah Kemacetan

Rekayasa Jl. Alun-alun Timur Tambah Kemacetan

Pantauan penutupan jalan di alun-alun timur kota bandung, Jumat (30/1/2015).(Foto:TrisDoddy)

Bandung - Sudah tiga hari percobaan pemberlakuan rekayasa jalan dilakukan, yaitu dengan menutup Alun-alun Timur Kota Bandung. Arus lalu lintas dialihkan lurus menuju ke arah Simpang Lima, Lengkong Besar dan Lengkong Kecil.

Pantauan CikalNews.com di lapangan, situasi lalu lintas pada pukul 16.37 WIB Jumat (30/1/2015) di wilayah Jalan Raya Dalem Kaum padat merayap. Untuk sepeda motor dan angkutan kota bisa menggunakan jalur arah Asia Afrika, sedangkan untuk mobil pribadi tetap harus melalui jalur Simpang Lima.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kemacetan terjadi pada jam - jam tertentu, seperti sore hari dari pukul 16.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Rencananya penutupan jalan Alun-alun Timur itu akan permanen, yang tentu menarik tanggapan masyarakat. 

 
Hadi Nugroho (23), salah seorang pekerja swasta mengatakan meski dilakukan rekayasa jalan tetap macet, karena dibuat satu jalur. "Saya sudah 2 hari lewat sini, meski dilakukan rekayasa jalan tetep saja macet karena dibuat satu jalur. Tadi di Jl. Pungkur sudah macet soalnya pada ambil jalur Lengkong," ujarnya kepada CikalNews.com.

Penutupan Jalan Alun-alun Timur ternyata perlu direvisi ulang, tapi memang tujuan ditutupnya jalur tersebut sangat membantu karena akan mengurai kemacetan lalu lintas di Jalur Jalan Raya Asia Afrika.

Hingga berita ini diturunkan, lalu lintas di jalan raya di seputaran Jalur Alun-alun, Asia Afrika dan Simpang Lima Kota Bandung terpantau lancar, setelah Jalan Alu-alun Timur kembali dibuka. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,