Garuda Dukung Target 20 Juta Wisman 5 Tahun ke Depan

Garuda Dukung Target 20 Juta Wisman 5 Tahun ke Depan

Ilustrasi Foto.(Foto:Net)

Jakarta - Perusahaan penerbangan pelat merah Garuda Indonesia berjanji mendukung pencapaian target pariwisata nasional untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) sampai lima tahun ke depan.

Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo di Jakarta, Jumat (30/1/2015), menyatakan pihaknya mendukung pengembangan pariwisata nasional sejalan dengan program pemerintah untuk menarik hingga 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2020 dan sesuai dengan misinya sebagai maskapai penerbangan nasional yang mempromosikan Indonesia kepada dunia.

"Garuda Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional dengan membuka akses dari dan menuju berbagai destinasi wisata pilihan di Indonesia," kata Arif.

Ia menambahkan, salah satu bentuk dukungan perusahaan untuk mencapai target tersebut adalah dengan membuka layanan penerbangan langsung menuju Indonesia. Salah satunya, pembukaan rute penerbangan Denpasar-Beijing pp mulai 13 Januari 2015.

"Tiongkok saat ini merupakan salah satu dari pasar yang sangat penting bagi Garuda Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, setiap tahunnya terdapat lebih dari 100 juta turis Tiongkok yang bepergian keluar negeri, tetapi yang ke Indonesia hanya sekitar 800 ribu di antaranya atau kurang dari satu persen. Dengan potensi tersebut, Tiongkok menjadi salah satu wilayah yang menjadi fokus pengembangan jaringan Garuda Indonesia," ujarnya.

Selain itu, sebagai upaya untuk memaksimalkan penggarapan pasar China, Garuda Indonesia juga akan meningkatkan kapasitas antara Tiongkok dan Indonesia melalui penerbangan carter ke kota-kota secondary di Tiongkok seperti Chengdu, Chong Qin, Ningbo, Kunming, Jinan, Harbin, Xian, Shenyang dan Chengzhou ke Denpasar dan Manado mulai 2015.

"Upaya untuk memaksimalkan pasar ini tentunya akan semakin diperkuat seiring dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing ke Indonesia dengan memberlakukan pembebasan visa untuk turis dari lima negara, yaitu Tiongkok, Australia, Rusia, Jepang, dan Korea Selatan," kata Arif.

"Remote area" Di samping itu, mulai akhir 2012 Garuda Indonesia melalui armada "Explore ATR72" melayani rute-rute penerbangan domestik ke destinasi-destinasi wisata di daerah yang jauh atau remote area di di wilayah barat dan timur Indonesia, antara lain Denpasar - Labuan Bajo vv, Lombok - Bima vv, Lombok - Sumbawa vv, Ambon - Langgur vv, Makassar - Luwuk vv, Makassar - Lombok vv, Makassar - Mamuju vv, Makassar - Pomala vv, Makassar - Baubau vv, dan Medan-Gunung Sitoli (Nias).

Upaya Garuda untuk mempromosikan Indonesia di mancanegara juga dilakukan dengan pemasangan logo "Wonderful Indonesia" yang merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing di sebanyak 22 badan pesawat berbadan lebar Garuda yang melayani rute-rute penerbangan di lebih dari 20 destinasi internasional.

Selain pemasangan logo, maskapai itu juga aktif melakukan kegiatan promosi pariwisata melalui penyediaan materi promosi pariwisata Indonesia di kantor-kantor perwakilan dan penjualan Garuda di luar negeri, partisipasi dalam berbagai bursa pariwisata berskala internasional seperti ITB Berlin dan WTM London, dan sebagai sponsor kegiatan fam-trip media dan industri dari negara-negara pasar wisatawan mancanegara.

Komitmen Garuda untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia juga dilaksanakan melalui layanan khas "Garuda Indonesia Experience", yang mengedepankan budaya dan keramahtamahan Indonesia serta menyajikan aspek-aspek terbaik dari Indonesia melalui kelima panca indera, yaitu sight, sound, taste, scent, dan touch, untuk diwujudkan dalam layanan pre-journey, pre-flight, in-flight, post-flight, dan post- journey.

Menurut dia "Garuda Indonesia Experience" dapat dirasakan oleh penumpang mulai dari interior pesawat yang memadukan warna-warna alami dan motif tradisional Indonesia, diantaranya motif "gedek" pada dinding pemisah ruang kabin di pesawat, seragam batik awak kabin, lagu-lagu tradisional Indonesia yang telah di aransemen ulang, makanan dan minuman khas Indonesia, serta aromaterapi dari tumbuhan khas Indonesia.

Selain itu, sentuhan salam hangat dan pelayanan awak Garuda Indonesia juga membuat penumpang merasakan Indonesia yang sesungguhnya.

"Selain itu, kami melalui anak usaha Garuda Indonesia Holidays dan Garuda Orient Holidays juga secara aktif menawarkan paket-paket wisata ke berbagai destinasi di Indonesia kepada negara-negara yang menjadi pasar wisman. Paket-paket ini ke depannya akan kami tingkatkan sejalan dengan rencana pemerintah untuk mempermudah perijinan masuk kapal wisata yacht ke Indonesia,  ungkap Arif.

Lebih lanjut, seiring dengan bergabung Garuda Indonesia sebagai anggota aliansi maskapai global SkyTeam pada Maret 2014, para wisatawan mancanegara juga semakin dimudahkan dalam melakukan perjalanan ke berbagai lokasi eksotis di Indonesia.

SkyTeam saat ini beranggotakan 20 anggota maskapai yang menawarkan jaringan global yang mencakup lebih dari 90 persen arus lalu lintas penerbangan dunia dengan lebih dari 16.320 penerbangan setiap harinya ke 1052 destinasi di 177 negara. (AY)

.

Categories:Wisata,
Tags:politik,