Dinkes Diminta Cepat Tanggap Tangani Wabah Penyakit

Dinkes Diminta Cepat Tanggap Tangani Wabah Penyakit

Penyemprotan nyamuk demam berdarah.(Foto Ilustrasi:Net)

Bandung - Anggota DPRD Jawa Barat Maman Abdurrachman mengimbau pemerintah daerah melalui dinas kesehatannya lebih cepat tanggap dalam menangani wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di sejumlah wilayah.

"Saya menilai hal tersebut sangat penting agar jumlah warga yang terjangkit DBD tidak semakin banyak," kata Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat itu di Bandung, Jumat (30/1/2015).

Saat ini, sejumlah kawasan di Jawa Barat seperti di Kabupaten Indramayu, Kuningan, Purwakarta, Bogor dan Kabupaten Garut terjangkit wabah DBD, bahkan sudah merenggut nyawa.

Menurut dia, wabah penyakit DBD selalu terjadi di saat musim hujan atau rutinan atau peralihan musim.

"Karena ini kejadian rutin, penyakit tropis yang selalu timbul dalam peralihan musim. Harus diantisipasi, dan dianggap sebagai pekerjaan reguler," kata Maman.

Ia mengatakan, pemerintah harus bertindak cepat dengan melakukan fogging di setiap daerah rawan DBD dan segera menyalurkan obat pencegah DBD ke masyarakat.

"Menurut saya pengadaan fogging, juga menaburkan bubut abate. Itu sudah gratis juga," ujarnya.

Selain penyakit DBD, lanjut Maman, penyakit lainnya yang harus diwaspadai oleh masyarakat adalah penyakit diare.

Ia menuturkan, dinas kesehatan juga diminta agar lebih gencar dalam menyosialisasikan Program Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS.

"Tentu masyarakatnya sendiri harus berperilaku hidup sehat. Selain itu, program sanitasi berupa pembuatan jamban yang dicanangkan Pemprov Jabar sangat tepat dalam meningkatkan perilaku hidup sehat di masyarakat," kata dia. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:kesehatan,