Final IIC Persib Tetap Jadikan Laga Bergengsi

Final IIC Persib Tetap Jadikan Laga Bergengsi

Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman Paling Kiri dan Pelatih Arema Suharno kedua dari kiri di Hotel Arya Duta

Palembang - Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menegaskan meski final Inter Island Cup (IIC) melawan Arema Cronus di Palembang merupakan partai tundaan yang harusnya digelar tahun lalu, namun timnya tetap akan menjadikannya sebagai laga penting dan penuh gengsi.

"Bagaimanapun, apapun sebutannya, tetap ini final dan kedua kesebelasan punya sama-sama miliki target menang," ujar Djanur di Hotel Arya Duta Palembang, Sabtu (31/1/2015).

Selama pra musim, baik Persib dan Arema Cronus sama-sama memiliki hasil yang positif di turnamen pra musim. Arema juara SCM Cup dan Persib juara Piala Walikota Padang.

Selain dua ajang pra musim itu, kata Djanur, kedua tim juga bersaing ketat di semifinal Indonesia Super League (ISL). Namun, Arema kandas dengan tragis setelah ditaklukkan dengan skor akhir 3-1.

 "Keduanya punya hasil bagus di turnamen pra musim dan waktu semifinal juga bersaing, jadi saya rasa pertandingan besok akan seru," ujarnya.

Di final itu, Persib memboyong 20 pemainnya minus Shahar Ginanjar dan M Ridwan. Empat pemain asing, Makan Konate, Vladimir Vujovic dan dua pemain seleksi Maycon Rogerio Calijuri.

"Semua pemain dalam kondisi siap dan termotivasi untuk menang dan juara lagi di Palembang," kata Djanur sapaan akrabnya.

Sementara itu, menanggapi kekuatan Arema, Djanur mengatakan meski tim Singo Edan ditinggal dua pemain inti yakni Gustavo Lopez dan Alberto Gonzalves, Arema tetaplah Arema.

"Meski ditinggal dua pemain bagus, tapi penggantinya dua pemain asing yang sama baiknya. Jadi, secara umum kekuatan Arema tidak akan jauh beda," ujarnya.(Ode)**
.

Categories:Persib,
Tags:persib,