1 Oktober Suku Bunga Bank Wajib Turun

1 Oktober Suku Bunga Bank Wajib Turun

1 Oktober Suku Bunga Bank Wajib Turun. (Foto: Net)

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menetapkan batas atas suku bunga dana perbankan, pada 1 Oktober 2014. Penetapan suku bunga maksimum Dana Pihak Ketiga (DPK) itu juga dengan mempertimbangkan opportunity cost penempatan dana nasabah.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson Tampubolon penempatan ini berbasis pada suku bunga Surat Berharga Negara (SUN), yang saat ini yield to maturitynya pada kisaran 8-8,5 persen. Dengan demikian, besaran maksimum suku bunga DPK tidak akan memicuflight to hinger yield instrument.

"Penetapan suku bunga maksimum ini berlaku secara serentak untuk perbankan Buku III dan IV, mulai 1 Oktober 2014, dan wajib dikenakan untuk perolehan DPK yang baru dan perpanjangan deposito yang sudah jatuh tempo," kata Nelson di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Selasa (30/9/2014). 

Nelson menyebutkan, OJK mengharuskan perbankan untuk mengupayakan penurunan suka bunga kredit, segera setelah pengenaan pemberian maksimum suku bunga DPK tersebut. Juga melaporkan realisasinya kepada OJK pada kesempatan pertama.

"Kemudian, memasukkan komitmen penurunan suku bunga kredit tersebut dalam rencana bisnis bank 2015 yang selambat-lambatnya disampaikan akhir November 2014, beserta perhitungan dampaknya pada kinerja keuangan," katanya.

Nelson juga menyebutkan, OJK akan melakukan monitoring ekspansi kredit sesuai target rencana bisnis dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber dana serta mengacu pada prinsip kehati-hatian. "OJK akan melakukan monitoring dan revies secara berkala serta akan menerapkan supervisory action terkait konsistensi implementasinya," tukasnya. (Jr.)**

.

Categories:Perbankan,