KCR 2015 Harus Dioptimalkan

KCR 2015 Harus Dioptimalkan

Kredit Cinta Rakyat.(Ilustrasi Foto:Net)

Bandung - Komisi III DPRD Jawa Barat meminta agar program Kredit Cinta Rakyat (KCR) tahun 2015 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, penyalurannya lebih dioptimalkan atau dimaksinalkan lagi.

"Lalu selain harus lebih banyak menjangkau pelaku usaha kecil menengah, penyaluran KCR juga harus lebih selektif agar dari mampu menekan jumlah kredit bermasalah," kata Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Didin Supriadin di Bandung, Minggu (1/2/2015).

Pihaknya meminta Bank BJB lebih serius dalam menyalurkan program KCR karena bank milik pemda tersebut merupakan pihak yang ditunjuk untuk menyalurkan KCR kepada masyarakat.

"Jangan karena ini bukan produk BJB, penyalurannya tidak serius," kata Didin.

Menurut dia, pada 2014 jumlah kredit bermasalah penyaluran KCR sangat tinggi dan jumlahnya di atas rata-rata angka nasional.

"Tentunya, hal ini menjadi pekerja rumah yang berat untuk Bank BJB dalam menyalurkan KCR. Kami ingin NPL-nya ditekan," katanya.

Politisi dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar ini berharap Bank BJB lebih maksimal dalam menyosialisasikan program KCR karena sampai sekarang masih belum banyak warga Jabar yang mengetahui KCR.

"Yang sudah tahu pun, masih kebingungan cara memperolehnya," ujar Didin.

Ia menjelaskan, Komisi III DPRD Jabar akan terus mengevaluasi penyaluran KCR agar semakin banyak warga Jabar yang bisa menikmati program KCR.

"Dan tidak menutup kemungkinan, kami akan mengurangi jumlah KCR jika penyalurannya tidak optimal. Kami tidak akan memaksakan BJB jika tidak bisa menyalurkan dengan baik. Akan kami cari lembaga perbankan yang lain," kata dia. (AY)

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,