Kuasa Hukum Yance Dakwaan JPU Dipaksakan

Kuasa Hukum Yance Dakwaan JPU Dipaksakan

ilustrasi. (Net)

Bandung - Kuasa hukum terdakwa Irianto MS Syafiuddin atau Yance menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap kliennya terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pembebasan lahan seluas 82 hektare untuk pembangunan PLTU I di Indramayu senilai Rp42 miliar dinilai terlalu dipaksakan.
 
"Kami menilai surat dakwaan penuntut umum nomor registrasi perkara: PDS-06/0.2.20/Ft.1/12/2014 tidak jelas, tidak lengkap dan tidak cermat dan harusnya batal demi hukum," kata Tim Kuasa Hukum Yance, MA Ian Iskandar, di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (2/2/2015).
 
Ia menuturkan, dari awal dijadikan tersangka, kliennya dianggap telah melakukan "mark up" tanah dalam proyek pembangunan PLTU Sumur Adem, Kabupaten Indramayu, Jabar senilai Rp42 miliar.
 
"Namun saat ditangkap dan dijebloskan ke penjara dan disidangkan sampai hari ini, tidak ada isi dakwaan mengenai mark up tanah, malah di sini Yance hanya dianggap sebagai seorang administratur yang lalai," katanya.
 
Menurut dia, apabila sebagai seorang administratur yang lalai maka seharusnya Yance disidangkan bukan di Pengadilan Tipikor Bandung namun di PTUN.
 
"Hal ini juga salah kaprah, karena seharusnya bukan di pengadilan Tipikor. Kalaupun sebagai administratur yang lalai, beliau (Yance) dianggap telah memerintahkan anak buahnya, namun dalam isi dakwaan tidak disebutkan kapan memerintahkan, dimana memerintahkan," katanya.
 
Lebih lanjut ia mengatak, dalam surat dakwaan JPU tidak ditemukan uraian kapan dan dengan cara apa perbuatan yang membuktikan kliennya mengarahkan/memerintahkan perbuatan korupsi.
 
"Bagaimana mungkin jaksa mendalikan klien kami yang mengarahkan dan memerintahkan Tim Y8 dan Moch Ichwan dan Daddy Haryadi melakukan pembayaran dan tugas pelaksanaan pembebasan tanah, tanpa mengetahui dengan cara apa dan memerintahkan serta kapan cara mengarahkan serta memerintahkan tersebut," kata dia.
 
Sidang akan dilanjutkan pada Senin 9 Februari 2015 mendatang dengan agenda tanggapan dari Tim JPU atas eksepsi Kuasa Hukum Yance. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:antariksa,