Stop Segera Impor Jeroan dari Australia

Stop Segera Impor Jeroan dari Australia

ilustrasi. (Net)

Jakarta - Kementerian Perdagangan berencana menghentikan jeroan impor (offal). Kebijakan itu dilakukan setelah sebelumnya mewacanakan penghentian impor apel berbakteri dari Amerika Serikat (AS), dan impor pakaian bekas.
 
"Malu sebetulnya kita impor jeroan dari luar negeri. Sebab, di Australia jeroan itu dimanfaatkan untuk pakan binatang dan itu bebas. Di sini kita makan, di mana martabat bangsa kita ini?," tegas Menteri Perdagangan Rachmat Gobel di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/2).
 
Untuk itu, Rachmat akan mengusulkan membuat industri peternakan tereintegrasi, sehingga bisa memaksimalkan secara keseluruhan di dalam negeri, tanpa harus impor. "Itu yang buat efisiensi tinggi. Kalau bisa bangun, kita tidak hanya pasar domestik, tapi ekspor," kata Rachmat.
 
Menurutnya, konsep industri peternakan tereintegrasi ini akan dibicarakan lebih lanjut oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman.  "Makanya konsep ini harus dalam lima tahun diwujudkan. Saya bicara dengan Mentan, maka ke depan perlu konsep yang tereintegrasi," tukasnya.
 
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan, impor jeroan daging memang akan dihentikan. Alasannya jeroan di luar negeri adalah makanan anjing.
"Jeroan kita impor, itu makanan anjing dan kucing di sana (luar negeri). Langsung saya tutup impornya," ujar Amran di Sukoharjo, Jawa Tengah. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,