Kebersihan Kandang Ternak Hindari Flu Burung

Kebersihan Kandang Ternak Hindari Flu Burung

Unggas Kebun Binatang Bandung. (Foto: Rangga)

Bandung - Wabah flu burung yang meresahkan pengusaha ternak dan juga kebon binatang ternyata bisa dihindari jika kita teliti dan peka terhadap kebersihan kandang unggas. Sebab beberapa kasus kematian massal ayam, bebek, dan burung puyuh ternyata akibat dari pengelolaan kandang ternak yang kurang baik.

Bagian Rumah Tangga Kebun Binatang Kota Bandung, Muksin  menjelaskan, biasanya virus yang menyerang hewan terutama unggas karena kurang sehatnya pengelolaan kandang. Kandang itu harus di tata rapih, bersih, dan higenis agar hewan pun nyaman.

“Kandang harus selalu bersih setiap hari, kotoran unggas harus dibersihkan dan dikontrol minimal dua hari sekali. Bagusnya sih setiap hari di cek lalu dibersihkan, siapa tahu kotorannya numpuk dan jadi virus yang berbahaya bagi hewan, contahnya H5N1 bisa terus terpantau”, jelas Muksin, Rabu (01/10/2014).

Apalagi kekhawatiran muncul ketika hewan unggas, aves mati mendadak tanpa sebab yang jelas, jika kita selalu menjaga kebersihaan setidaknya kita bisa meminimalisir serangan virus terhadap hewan.

“Air sangat berperan besar dalam membersihkan dan membuat kandang selalu nyaman. Setiap pagi sebaiknya kandang disemprot dan setelah bersih baru diberi anti virus disinfectan”, tukas Muksin menyarankan.

Dalam pengalamannnya sebagai pengurus kebon binatang dan juga pengusaha ternak ayam potong, pria asli Desa Jelekong, Kecamatan Balaendah, Kabupaten Bandung ini mengetahui peris bagaima cara mengelola ternak atau menjaga hewan peliharaan agar hidup sehat, bugar dan nyaman. Terbukti jika keberadaan hewan yang berada di kebon binatang Kota Bandung tidak ada yang mati mengenaskan seperti di kebon binatang lain.

“Kita harus telaten dalam merawat dan menjaga hewan, terutama jenis unggas, burung. Itu rentan sekali dengan penyakit, dan cuaca. Ngga kekontrol sedikit saja kadang bisa bikin fatal dan menyebakan kematian. Kalau itu menimpa hewan pengusaha ternak yang bisa bangkrut dia”, lontar pria alumni Fakultas Peternakan Universitas Ternama di Bandung.(Ode)**

.

Categories:Bandung,