Baju Bekas di Senen Mengandung Bakteri e-Coli

Baju Bekas di Senen Mengandung Bakteri e-Coli

Para penjual pakaian bekas di Pasar Senen.(Foto:net)

Jakarta - Uji sampel terhadap 25 pakaian bekas yang ada di Pasar Senen yang dilakukan Kementerian Perdagangan, ditemukan adanya beberapa jenis mikroorganisme yakni bakteri staphylococcus aures, bakteri escherichia coli (e-coli), dan jamur kapang.
 
"Ditemukan sejumlah koloni bakteri dan jamur yang ditunjukkan oleh parameter pengujian angka lempeng total (ALT) dan kapang, yang nilainya cukup tinggi," kata Direktur Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen, Widodo di Jakarta, Rabu (4/2).
Menurutnya, kandungan mikroba pada pakaian bekas memiliki ALT sebesar 216.000 koloni dan jamur 36.000 koloni. "Kandungan mikroba dan jamur ini merupakan bakteri berbahaya yang bisa mengakibatkan gangguan pencernaan, gatal-gatal, dan infeksi pada saluran kelamin," paparnya.
 
Oleh karena itu, Kemendag akan melakukan sosialisasi melalui imbauan kepada konsumen untuk tidak membeli dan menggunakan pakaian bekas impor. "Kami menegaskan pelarangan importasi pakaian bekas, dan mengimbau masyarakat untuk tidak memperjualbelikan dan menggunakan pakaian bekas ini," tuturnya.
"Pakailah pakaian baru yang diproduksi dalam negeri demi menjaga, dan mengangkat harkat dan martabat bangsa," jelasnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:kesehatan,