Bastia ke Final Piala Liga Prancis

Bastia ke Final Piala Liga Prancis

Sebastien Squillaco.

Lille - Penalti mantan pemain internasional Prancis Sebastien Squillaco mengamankan tempat klub Liga Prancis Bastia di final Piala Liga Prancis pada Kamis (5/2/2015) WIB, dengan menyingkirkan klub tempat ia mengukir namanya, AS Monaco.

Pemain 34 tahun itu -- yang merupakan bagian dari tim Monaco yang mencapai final Liga Champions 2004 -- sukses memasukkan sepakan penalti untuk membawa Bastia memenangi adu penalti dengan skor 7-6 setelah pertandingan berakhir dengan skor 0-0 usai masa perpanjangan waktu.

Bastia -- yang hanya memenangi satu trofi sepanjang sejarah mereka pada Piala Prancis 1981 meski mereka merupakan finalis pada Piala UEFA 1978, Piala Liga Prancis 1995 dan 1972, serta Piala Prancis 2002 -- akan bermain melawan juara bertahan Paris Saint Germain pada final yang berlangsung 11 April di Stade de France.

PSG, yang menang 1-0 atas Lille pada Selasa, akan berupaya membalas dendam atas tim Korsika itu, yang mengalahkan mereka dengan skor 4-2 pada Januari di pertandingan liga.

Kemenangan PSG tercipta melalui gol dari bek asal Brazil Maxwell.

Sang juara Prancis mendominasi permainan dan gol mereka merupakan gol yang layak didapatkan pada menit ke-27, ketika Maxwell melepaskan tembakan keras ke sudut gawang tanpa dapat dihalau kiper Lille yang berasal dari Nigeria Vincent Enyeama.

Kegembiraan mencapai final sedikit ternoda ketika bintang PSG Zlatan Ibrahimovic berupaya untuk meyakinkan sebagian rekan-rekan setimnya untuk mengabaikan pers yang menanti.

"Ikuti saya, ikuti saya. Tidak seorangpun berbicara. Zlatan adalah bosnya," kata Ibrahimovic dalam bahasa Inggris ketika ia memimpin sebagian pemain yang terdiri dari Maxwell, Edinson Cavani, dan pemain asal Brazil Lucas keluar dari ruang ganti.

Ketika Zlatan yang tersenyum begitu saja melewati 'mixed zone, ' bintang asal Brazil Lucas mengabaikan permintaannya dan berhenti untuk berbicara dengan pewarta sambil menggunakan bahasa Portugal.

"Kami merupakan juara bertahan Piala (Prancis) dan kami memiliki hati untuk mempertahankannya," kata pelatih PSG Laurent Blanc.

"Pertama-tama kami harus menang di sini (di Lille) dan hal itu telah dilakukan namun apa yang paling menggembirakan saya bukan hanya kemenangan ini, namun juga apa yang kami tawarkan terhadap tim benar-benar bekerja keras." "Kami tidak memberi mereka harapan bahkan jika skornya hanya 1-0 dan tim saya melakukan sejumlah hal bagus yang akan membuat kami memiliki landasan bagus untuk masa yang akan datang, namun kami masih harus berkembang," tambah mantan pelatih Bordeaux dan timnas Prancis itu.

Kemenangan ini membuat PSG tetap berada di jalur untuk meraih empat trofi, di mana mereka akan berhadapan dengan Chelsea pada putaran 16 besar Liga Champions pada 17 Februari, dan kemudian memainkan putaran 16 besar Piala Prancis melawan Nantes.

Klub ibukota ini juga memiliki peluang untuk memuncaki klasemen Liga Prancis pada Minggu, ketika mereka berupaya membalikkan defisit dua angka dari Lyon, ketika kedua tim bertemu di Stade Gerland.

"Kami memiliki banyak pertandingan dan ini akan menjadi maraton, namun mari berharap ini dapat berlanjut sepanjang mungkin. Saya memperkirakan pada Maret akan menjadi rumit dan maraton berlanjut pada April dan Mei, yang akan berarti kami melaju di semua kompetisi." (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,