Digerebek, 4 Pabrik Tepung Tapioka di Tasikmalaya

Digerebek, 4 Pabrik Tepung Tapioka di Tasikmalaya

Polisi Tasikmalaya menggerebek pabrik tepung tapioka (tepung aci atau tepung kanji) yang diduga menggunakan cairan kimia kaporit dan tawas.(Foto:Net)

Bandung -  Empat pabrik tepung tapioka (tepung aci atau tepung kanji) yang diduga menggunakan cairan kimia kaporit dan tawas dalam setiap produksinya, digerebek Polresta Tasikmalaya.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, empat pabrik yang berada di Kampung Pedagen, Desa Tandala, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya itu milik seseorang berinisial HE.
“Masing-masing berukuran rata-rata 100x100 meter dan terdapat 32 kolam, sebagai tempat pencapuran kaporit dan tawas,” katanya di Bandung, Kamis (5/2).
Hasil penyelidikan menyebutkan, satu pabrik mampu memproduksi hingga 50 karung tepung atau 5 ton per hari. Setelah diproduksi, karung-karung itu selanjutnya disimpan di gudang di daerah Cisumur.
“Dari penggerebekan kemarin (Rabu, 4 Februari) kami mengamankan 12 ember kaporit dan dua karung tawas. Untuk pabrik dan gudang sudah kami segel,” tegasnya.
Pudjo mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi. Satu diantaranya berinisial DD (48) adalah mandor di salah satu pabrik, sedangkan dua lainnya RB (43) dan RS (53), merupakan pekerja.
Penyidik telah mengambil sampel seperti bahan baku sagu, bahan baku sagu yang dalam proses pencampuran, dan tepung yang telah dicampur zat kimia tawas dan kaporit.
 
“Pasal yang diterapkan dalam kasus ini adalah Pasal 136 huruf (b) jo Pasal 140 jo Pasal 142 UU No. 18 tahun 2012 tentang pangan atau Pasal 120 ayat (1) UU No. 3 tahun 2014, tentang Perindustrian dan atau Pasal 196 UU No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:kriminal,