Hasto Melapor, KPK Segera Bentuk Komite Etik

Hasto Melapor, KPK Segera Bentuk Komite Etik

Abdullah Hehamahua.(Foto:Net)

Jakarta - Penasihat KPK Abdullah Hehamahua mengatakan, pihaknya akan berembuk untuk membentuk komite etik untuk menindak dugaan pelanggaran yang dilakukan Ketua KPK Abraham Samad.
Pembetukan komite etik untuk menelusuri dugaan pertemuan politik yang dilakukan Samad dengan petinggi PDI Perjuangan (PDIP) jelang pilpres 2014 lalu. Komite etik baru akan dibentuk jika Plt Sekjen PDIP Hasto Kristianto melaporkan temuannya, sebagaimana diungkapkan pada berbagai media beberapa waktu lalu ke KPK.
"Kami akan berembuk untuk membentuk komite etik untuk pelanggaran itu," ujar Abdullah di Jakarta, Kamis (5/2/2015).
 
Hasto belum juga mendatangi kantor lembaga antirasuah yang berada di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Jika itu terjadi, pihaknya segera memanggil para tokoh yang memiliki tiga syarat. Yakni berintegritas, paham hukum, dan mengerti tentang strategi pemberantasan korupsi untuk terlibat dalam komite etik.
"Setahu saya, dari dua hari lalu, Pak Hasto belum mendatangi KPK. Kalau itu terjadi, kami akan bentuk komite etik yang berisi tokoh yang memiliki tiga syarat itu," tegasnya.
Terkait beredarnya foto syur Samad dengan seorang wanita di atas ranjang, Abdullah mengganggap gambar itu  bukan domain KPK untuk menyelidikinya. Terlebih foto kejadian tersebut terjadi pada 2007, sebelum Samad menjadi Ketua KPK. "Kalau foto itu bukan domain KPK, lagi pula kan kejadiannya sebelum beliau memimpin KPK, tahun 2007," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Politik,
Tags:kpk,