3 Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Melambat

3 Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Ilustrasi Foto.(Foto:Net)

Jakarta - Sedikitnya ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2014 melambat.
Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02 persen, nilainya sebesar Rp 10.542,7 triliun.

Kontribusi terbesar yang menopang pertumbuhan ekononomi Indonesia adalah dari rumah tangga. "Konsumsi rumah tangga share-nya 56 persen," kata Suryamin, di kantor BPS, Jakarta, Kamis (5/2/2015). 

Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,14 persen pada 2014. Pertumbuhan ini lebih kecil daripada 2013 yang sebesar 5,38 persen. Penyebabnya adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi pada November 2014.

Kedua, pembentukan modal tetap bruto (PMTB), share-nya 32,57 persen. Pertumbuhannya pada 2014 sebesar 4,12 persen, dan ini melambat dibandingkan pada 2013 yang mencapai 5,28 persen.
Suryamin menyebutkan, ada penurunan PMTB terutama pembangunan prasarana di konstruksi dan transportasi. Penyumbang berikutnya ekspor barang dan jasa yang hanya 23,72 persen dan belanja pemerintah 9,54 persen.
Khusus konsumsi pemerintah, Suryamin mengakui penghematan anggaran turut andil dalam perlambatan ekonomi. Sebab, pada 2014 pertumbuhan belanja pemerintah 1,98 persen, turun drastis dibandingkan 2013 yang tumbuh 6,93 persen.

"Daya serap pemerintah rendah, pemerintah juga membayar bunga utang yang tidak masuk PDB (produk domestik bruto). Juga ada penghematan jelang akhir tahun, seperti larangan rapat di hotel dan pemangkasan perjalanan dinas," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,