Jokowi Sudah Dikepung Paham Liberal

Jokowi Sudah Dikepung Paham Liberal

Ilustrasi Foto.(RZL)

Jakarta - Presiden Jokowi sudah dikepung oleh paham liberal yang pragmatis dan masuk dalam sendi-sendi kebijakan politik, ekonomi, sosial, budaya dan masalah strategis lainnya.

"Kita minta presiden sadar, itu bertentangan dengan ajaran mazhab kita (PDIP), aliran kita," ujar  Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon di gedung DPR, Senayan Jakarta (Kamis, 5/2).

Menurut Effendi, berbagai kebijakan neolib yang telah dikeluarkan menteri-menteri Kabinet Kerja, seperti modal negara untuk BUMN yang berpotensi jadi Century jilid II, meliberalkan BBM subsidi ke mekanisme pasal, kebijakan freeport dan lain-lain.

"Kelompoknya Rini Soemarno seperti mafia,  dia nggak boleh di dalam. seorang Rini dan Andi (Widjojanto) harus mundur, karena anda sudah begitu rendah di mata kita (PDIP)," kata mantan cagub Sumut itu.

"Pak Jokowi anda juga harus sadar dong, kembali ke khitah PDIP," tandasnya.  
 
 
Sebelumnya, Partai pengusung Presiden Joko Widodo meminta agar Seskab Andi Widjajanto dan Menteri BUMN Rini Soemarno mundur dari Kabinet Kerja. Pasalnya, kedua menteri itu dianggap telah membuat sejumlah kebijakan yang berhaluan liberal, dan tidak sesuai dengan khittah perjuangan PDIP.

"Harus secepatnya melengserkan dua orang itu (Rini Soemarno dan Andi Widjojanto) dan seluruh kroninya. Ini kan geng-gennya Kuntoro Mangkusubroto yang mencengkram dunia persilatan Jokowi," ujar Effendi.

Menurutnya, dua orang itu adalah aktor utama kesemrawutan kebijakan Jokowi. Tidak hanya itu, keduanya juga membuat hampir semua kebijakan yang dikeluarkan Jokowi saat ini jauh dari haluan PDIP. 
 
"Artinya bukan dua ini saja, presiden sudah dilingkari, dikepung paham liberal tadi yang sangat pragmatis. Ini masuk ke sendi-sendi kebijakan politik, ekonomi, sosial budaya, dan masalah stategis lainnya," terang dia.(Jr.)**
.

Categories:Politik,
Tags:politik,