Military ahold of Port Benghazi Libya

Military ahold of Port Benghazi Libya

Militer nasional Libya menguasai pelabuhan Benghazi setelah tiga bulan pertumpahan darah melawan gerilyawan.

Benghazi - Militer nasional Libya pada Kamis (5/2/2015) mengumumkan bahwa militer telah menguasai pelabuhan Benghazi setelah tiga bulan pertumpahan darah melawan gerilyawan.

"Pelabuhan, pabean, pemantauan paspor, Hotam Omar Khayyam --yang berdekatan-- dan Gedung Pengadilan Benghazi Utara, semuanya, berada di bawah kendali batalion," kata seorang juru bicara militer, tanpa menyebutkan jumlah korban jiwa di pihak militer, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dikutip di Jakarta, Jumat pagi (6/2/2015).

Pelabuhnan Benghani, yang penting bagi impor makanan dan bahan bakar, jatuh ke tangan gerilyawan pada Oktober lalu.

Militer Nasional Libya, yang telah bersekutu dengan beberapa milisi pro-sekuler, telah meningkatkan serangan pada Medi lalu, dalam upaya merebut kembali sasaran strategis itu.

Benghazi, tempat kelahiran protes 2011 --yang menggulingkan mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi, sejak itu telah menyaksikan peningkatan kerusuhan secara drastis.

Kota tersebut kini menghadapi serangan bunuh diri, pembunuhan, penculikan dan bentrokan mematikan antar-kelompok bersenjata. (AY)

.

Categories:Internasional,
Tags:perang,