Jokowi Diminta Jangan Dulu Naikkan Harga BBM

Jokowi Diminta Jangan Dulu Naikkan Harga BBM

Jokowi Diminta Jangan Dulu Naikkan Harga BBM. (Foto: Net)

Bandung – Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat, Widiatmoko meminta kepada Presiden terpilih Jokowi agar tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada tahun 2014. Sebab kenaikan harga BBM diprediksi akan membuat berbagai sektor usaha terutama industry, bakal mengalami gangguan secara ekonomi.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat, Widiatmoko, sebaiknya Presiden Jokowi menaikkan harga BBM di awal tahun 2015 seperti bulan Januari atau Februari 2015.

“Jika kenaikan terjadi di bulan November 2014, dikhawatirkan hal ini akan mempengaruhi survei KHL (Kebutuhan Hidup Layak) yang dilakukan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menentukan upah minimum provinsi,” terang Widiatmoko di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu (01/10/2014).

Widiatmoko menambahkan, biasanya survei KHL itu dilakukan dalam beberapa kali dalam setahun. “Survei dilakukan pada saat menjelang hari raya seperti Idulfitri lalu dilanjutkan dengan survei di bulan Oktober atau November. Pokoknya di bulan November ditargetkan harus selesai surveinya,” tambah Widiatmoko.

Untuk pengajuan hasil survei KHL setiap kota/kabupaten, harus diserahkan paling lambat bulan November setiap tahunnya. Dari situ nantinya akan ada pembahasan mengenai berapa nominal yang akan keluar pada UMP/UMK/UMR pada tahun depannya. Biasanya mengenai angka nominal akan ada pembahasan yang melibatkan pemerintah dan orang industri atau pengusaha.  (AY)

.

Categories:Nasional,