Hotnya Si Bohay di Dangdut Saweran

Hotnya Si Bohay di Dangdut Saweran

Penyanyi dangdut menarik saweran sambil bergoyang hot. (Foto : ADE)

Bandung - Nuansa erotis yang tersirat dari pertunjukan musik dangdut membuat kesan panggung dangdut, tidak lepas dari pandangan negatif. Goyang pinggul penyanyi yang cenderung erotis, mengundang konotasi yang tak sedap. 

Bagi sebagian penonton laki-laki, gerakan ini membawa fantasi yang membangkitkan libido. Akibatnya, para biduan panggung inipun kerap dituding bisa dimanfaatkan untuk melampiaskan nafsu lelaki.

 

Besarnya biaya untuk kostum, transportasi, serta kebutuhan sehari–hari yang tidak berimbang dengan pemasukan honor menyanyi dari panggung ke panggung, akhirnya bisa membuat mereka tidak malu untuk menghalalkan segala cara agar mendapatkan tambahan uang. Tak jarang -biduan ini berpakaian seronok agar penonton tertarik dan memberi saweran dengan jumlah yang begitu besar.

 

Gemerlap panggung dangdut selalu menyajikan cerita menarik bagi penikmatnya. Mulai dari goyangan pinggul sang biduan hingga saweran yang telah menjadi tradisi di setiap daerah. Tak heran jika pesona musik dangdut plus tingkah laku penyanyinya kerap menyedot respon ribuan penonton, khususnya kaum lelaki untuk berimaginasi. Para pria tidak saja menikmati alunan irama khas dangdut yang disuarakan sang penyanyi, namun mereka acapkali berfantasi untuk mencicipi "goyangan" sebenarnya dari sang biduan.

 

Banyak cowok hidung belang memburu idolanya jika sudah turun panggung. Tentu saja usaha itu bukan untuk minta tanda tangan atau foto bareng seperti layaknya artis besar, melainkan lebih menjurus kepada ajakan goyang yang lain. 

Semalaman nonton musik dangdut memang asyik dan menarik. Para lelaki berjoget ria sambil mengeluarkan uang ribuan rupiah kepada si penyanyi. Lagu terus mengalun, para lelaki yang kebanyakan peminum alkohol itu berjoget bak cacing kepanasan. Tangannya merangkul sang biduan yang setia menemaninya berjoged.

 

Penuturan seorang biduan bohay nan seksi dari kawasan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Yuyun, misalnya. Bila penyanyi dapat memuaskan  penggemar, pasti dapat uang saweran besar.

 

“Saya tidak menampik kalau ada penyanyi dangdut yang suka merangkap atau menjadi penyanyi plus di luar panggung. Wajar jika penyanyi dangdut menyuguhkan goyang serta penampilan seksi, karena itu sudah menjadi kebutuhan penggemar," tutur Yuyun.

 

Tanpa kedua hal itu sepertinya sulit bagi seorang penyanyi dangdut bisa bertahan hidup di panggung dangdut.

 

“Bila setiap penyanyi berusaha menimba uang saweran sebanyak mungkin, itu wajar. Soalnya honor panggung seorang penyanyi dangdut yang menghibur penggemar sehari semalam, jumlahnya tak setimpal dengan tenaga yang terkuras. Paling banter dapat Rp 500 ribu sampai Rp 750 ribu sehari semalam,” cetus Yuyun. (Jr.)**

.

Categories:Hiburan,
Tags:hiburan,