Cimahi Kampanyekan Sistem Tanam Padi Jajar Legowo

Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi mulai mengampanyekan sistem tanam padi jajar legowo untuk memberikan keuntungan kepada petani, sekaligus mewujudkan program peningkatan produksi beras secara nasional.

"Kota Cimahi tidak mau ketinggalan untuk meningkatkan produktivitas beras, maka kita sedang gencar mengampanyekan sistem tanam jajar legowo alias jarwo," kata Koordinator Penyuluh Pertanian Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pertanian Kota Cimahi Yuyu Yuhartini SP di Cimahi, Senin (9/2/2015).

Ia menuturkan, sistem tanam jajar legowo itu berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Pertanian melalui Badan Pengembangan dan Penelitian.

Meskipun Kota Cimahi cukup minim lahan pertaniannya, menurut Yuyu, bukan menjadi halangan untuk berupaya meningkatkan produktvitas padi dalam mendukung program nasional.

Hasil dari sistem jajar legowo itu, kata dia, ternyata lebih menguntungkan, jika dibandingkan dengan cara konvensional.

"Hasilnya cukup signifikan, misalnya yang sudah melaksanakan jajar legowo bisa menghasilkan 6,5 ton lebih gabah, sedangkan konvensional sekitar 5 ton per hektare," katanya.

Ia menyebutkan ada beberapa sistem tanam padi dengan jajar legowo yakni dengan tanam 2:1, 3:1 dan 4:1.

Sedangkan yang dikampanyekan kepada petani di Cimahi, kata dia, sistem tanam jajar legowo 2:1 yang dinilai lebih mudah karena tidak jauh berbeda dengan cara konvensional.

Sistem 2:1 tersebut yakni setiap dua baris diselingi satu baris yang kosong dengan lebar dua kali jarak tanam dan pada jarak tanam dalam baris yang memanjang diperpendek menjadi setengah jarak tanam dalam barisannya.

"Sebenarnya tidak susah hanya saja petani kita belum terbiasa, sementara petani yang sudah menggunakan ini belum sampai 50 persen," katanya.

Ia mengungkapkan, keuntungan lain dari sistem tanam tersebut diantaranya menebar pupuk bibit padi lebih aman dari kemungkinan terinjak dan tidak mengganggu proses pertumbuhan padi.

"Dengan begitu akan meningkatkan produksi padi, biaya produksi juga menurun karena dapat menghemat pupuk," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:cimahi,