Dinkes Waspadai Penyakit Leptosirosis

Dinkes Waspadai Penyakit Leptosirosis

Ilustrasi Foto.(Foto:Net)

Bandung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat mengimbau agar masyarakat mewaspadai penyakit yang muncul di musim hujan, salah satunya adalah penyakit leptosirosis yang disebarkan melalui air kencing tikus.

"Leptosirosis adalah salah satu penyakit yang perlu diwaspadai pada musim hujan selain diare, infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit dan demam berdarah," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Alma Lucyati, di Bandung, Senin (9/2/2015).

Menurut dia, segala penyakit sebenarnya bisa dicegah dengan cara dini dan mudah yakni membiasakan diri melakukan pola hidup bersih dan sehat atau PHBS.

"Saya yakin kalau PHBS sudah dilakukan dari diri kita sendiri dan dari lingkungan terdekat kita maka itu bisa menghindarkan kita dari wabah penyakit," kata dia.

"Sebagai antisipasi penularan penyakit di musim hujan, kata Alma, pihaknya melakukan pemetaan terhadap kabupaten/kota dengan cara pendataan survei dan secara epidemiologi.

"Kami juga penyuluhan kepada masyarakat secara langsung melalui program kader pemantau jentik nyamuk, dasa wisma, lansia dan posyandu," kata dia.

Ia mengatakan, selama ini ada program Desa Siaga yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan pengawasan kesehatan di lingkungan masyarakat "Program ini membantu kami untuk melakukan pengawasan kesehatan di masyarakat. Di Desa Siaga ini kami tempat kader di lapangan" kata dia.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk waspada terhadap hujan deras karena musim hujan akan berlangsung hingga akhir Mei 2015 dimana puncak hujan akan terjadi di Februari.

"Jadi sesuai perkiraan, hujan akan berlangsung hingga Mei, puncaknya Januari hingga Februari," kata Prakirawan Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Jadi Hendarmin.

Menurut dia, jika dilihat dari pergerakan atmosfir secara "realtime", awan menumpuk tebal di wilayah Jabar bagian barat dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat.

"Hujan terjadi karena terjadi suhu hangat di muka air perairan Jabar sebelah barat. Hal ini memberi kontribusi terjadi awan hujan," kata dia.

Ia menuturkan, kondisi semakin diperkuat karena terjadi belokan angin di wilayah tersebut sehingga penumpukan masa udara yang menimbulkan awan hujan. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:kesehatan,