Petembak Jabar Pemantapan Kuasai Senjata

Petembak Jabar Pemantapan Kuasai Senjata

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Para petembak Pelatda PON XIX/2016 Jawa Barat melakukan pemantapan penguasaan senjata yang akan mereka gunakan pada ajang pesta olahraga nasional itu.

"Atlet saat ini ditangani pelatih asal Korea, baik senapan maupun pistol. Tahapan penguasaan senjata dilakukan sejak saat ini," kata Sekretaris Umum Pengda Perbakin Jabar Cucu Sutara di Bandung, Selasa (10/2/2015).

Ia menyebutkan sebagai tuan rumah, Jabar akan turun di semua nomor yang akan dipertandingkan. Semua atlet disiapkan sejak jauh-jauh hari.

Salah satunya dengan memantapkan penguasaan karakter senjata sehingga bisa mencapai puncak penampilannya pada ajang PON XIX/2016 yang rencananya digelar September 2016.

"Hasilnya sementara sudah cukup menggembirakan, namun perlu ditingkatkan lagi dan menjaga peak performance pada saatnya nanti," kata Cucu.

Terakhir, Jabar menjadi juara umum pada Kejuaraan Nasional Menembak Awang Faroek Cup di Kalimantan Timur. Sebelumnya juga meraih juara umum pada kejuaraan menembak di Sumatera.

Sedangkan pada ajang PON XIX/2016, Jabar sebagai tuan rumah membidik tujuh medali emas di semua nomor, terutama pada nomor-nomor unggulan Jabar selama ini. Namun ia optimistis pada atletnya bisa memberikan kejutan pada nomor-nomor tertentu.

"Hawa kompetisi di kejuaraan dengan di PON XIX/2016 berbeda, dan diharapkan bisa mendorong motivasi atlet Jabar pada ajang PON XIX/2016, termasuk memunculkan kejutan-kejutan dari atlet muda," kata Cucu.

Sementara dari sisi persiapan, kata Cucu sejauh ini tidak ada kendala. Selain didukung oleh pelatih asal Korea juga fasilitas latihan cukup memadai.

"Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, fasilitas latihan kali ini lebih lengkap. Dari sisi penguasaan lapangan sangat memungkinkan lebih unggul karena atlet kita berlatih di lapangan tembak Cisangkan yang akan digunakan untuk PON," kata Cucu.

Terkait kemungkinan penggunaan senjata dan senapan baru untuk PON XIX/2016, menurut Cucu akan disesuaikan dengan kebutuhan. Namun dari sisi penguasaan senjata, idealnya menggunakan senjata yang selama ini biasa digunakan dalam latihan dan kejuaraan.

"Penguasaan senjata tidak mudah dan butuh waktu sehingga lebih ideal menggunakan senjata yang saat ini digunakan untuk berlatih dan melahirkan prestasi di ajang kejuaraan, kecuali bisa terpaksa harus diganti kita ganti baru bila memang sudah tidak mendukung," kata Cucu Sutara menambahkan. (AY)

.

Categories:Olahraga,
Tags:olahraga,