Dewan Minta Pemprov Buat Terobosan Indeks kebahagiaan

Dewan Minta Pemprov Buat Terobosan Indeks kebahagiaan

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - DPRD Jawa Barat meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuat sebuah terobosan agar indeks kebahagian warganya bisa meningkat.


"Pemda harus berperan dalam meningkatkan indeks kebahagiaan warganya dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Lalu pemerintah juga harus berupaya memperbaiki hubungan sosial di masyarakat yang akhir-akhir ini mengalami degradasi," kata Ketua Komisi V DPRD Jabar Agus Wellyanto, di Bandung, Selasa (11/2/2015).

Ia menuturkan kebagian masyarakat bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungannya sehingga pemda harus memahami betul permasalahan yang terjadi di masyarakat.

"Terutama menyangkut hubungan sosial. Menurut dia, saat ini banyak terjadi persoalan hubungan sosial di masyarakat, terutama didaerah perkotaan," katanya.

Ia menilai, hal yang paling mendasar dari masyarakat perkotaan adalah kurang berinteraksi antara satu dengan yang lainnya sehingga berdampak terhadap buruknya komunikasi di masyarakat.

"Mereka itu harusnya dapat berbaur, saling mengenal. Ngobrol, itu kan berpengaruh terhadap kebahagiaan. Kalau sekarang, hubungan sosial warga modern, tapi tidak memiliki kekuatan," katanya.

Menurut dia, menjamurkan mini market hingga ke daerah-daerah dinilai ikut menggerus hubungan sosial di masyarakat.

"Keberadaan mini market saya kira membuat kesempatan warga untuk berinteraksi akan berkurang bahkan tidak ada. Hal ini akan berbeda jika keberadaan warung-warung tradisional dipertahankan," katanya.

Di warung tradisional seperti warung kopi, katanya, masyarakat bisa sambil berinteraksi seperti mengobrol dan menikmati kopi.

"Tapi kalau di supermarket, kan enggak bisa. Bagaimana mau ngobrol, ke sananya saja cuma sebentar," kata Agus. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,