Batik Tulus Bisnis Turun Temurun

Batik Tulus Bisnis Turun Temurun

Azizah Talita Dewi saat berfoto dengan tokoh nasional Agum Gumelar. (Foto : ADE)

Bandung – Pengusaha batik asal Bandung, Azizah Talita Dewi, memperkenal batik tulis sebagai bisnis tradisional yang sudah dirintis secara turun temurun. Selain batik tulis Azizah juga peduli terhadap perkembangan kain bordir dan tenun tradisional.
 
Menurut Azizah, warisan pengalaman turun temurun dari neneknya dalam pengembangan batik dan kain tenum khas Priangan, dijadikan modal utama untuk memperkenalkan batik Jawa Barat.
 
“Saya ini cucu perintis Mitra Batik, H. Kurniasih Husen, pelopor kain batik, tenun, dan bordir tradisional. Saya jadi punya keinginan tetap melestarikan batik tulis tradisional di era modern seperti, batik sekarang banyak yang bikinan mesin atau printnan,” aku Azizah Talita Dewi saat ditemui usai acara seminar Kepedulian Untuk Bandung & Jawa Barat Menyongsong Peringatan ke-60 KAA, PON XIX 2016, dan Asean Games 2018 yang digelar di Graha Tirta Siliwangi, Jl. Lombok No. 10, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
 
Demi memperkenalkan batik Jawa Barat secara nasional, Azizah tergabung di YBJB (Yayasan Batik Jawa Barat) dan Yayasan Batik miliknya sendiri yang dia rintis dari tekad untuk membina dan menaungi para pengrajin batik di daerah Jawa Barat.
 
“Ide awalnya karena terpanggil untuk memajukan industri batik Jawa Barat ke kancah nasional dan internasional, makanya ikut di YBJB dan punya Yayasan Batik sendiri,” seru Azizah pemilik merk Azizah D’Nyonyah Original Batik.
 
Azizah sangat peduli dengan nasib para pengrajin batik tradisional di setiap daerah, bahkan melalui Yayasan Batik yang dia kelola, setiap ada even atau acara besar berkelas nasional atau internasional wanita ini selalu hadir membuka stand pameran. (AY)

 

.

Categories:Fesyen,
Tags:fesyen,