Bappebti, Tiga Hal Mendasar Arah Kebijakan 2015

Bappebti, Tiga Hal Mendasar Arah Kebijakan 2015

Pertemuan ini diikuti Direktur Utama Bursa Berjangka, Lembaga Kliring Berjangka, perusahaan Pialang Berjangka, Pedagang Penyelenggara Sistem Perdagangan Alternatif (SPA), Pedagang Berjangka, dan Bank Penyimpan Margin.(dudung)

Jakarta-Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menetapkan tiga hal mendasar yang akan menjadi arah kebijakan 2015.  Peningkatan transaksi multilateral, peningkatan integritas industri perdagangan berjangka komoditi (PBK). Dan pelayanan dan penegakan hukum.

Hal itu diungkapkan Kepala Bappebti, Sutriono Edi pada pertemuan tahunan industri PBK 2015 di Gedung Bappebti, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

"Selaku otoritas PBK, Bappebti mendorong bursa berjangka meningkatkan likuiditas transaksi dan kredibilitas bursa berjangka, menyelaraskan kerangka kerangka regulasi, menjamin kepastian hukum, serta adil dan transparan," ungkap Sutriono kepada para stakeholders PBK.

Sutriono memandang penting tata kelola kelembagaan industri PBK.
 "Tata kelola kelembagaan ini dapat memberikan pelayanan prima dan pemahaman selaras dari pengguna jasa," katanya.

Sutriono juga berkomitmen mendorong kerjasama bursa berjangka dalam negeri dengan bursa berjangka luar negeri.

"Berbagai komoditas ekspor utama Indonesia yang diperdagangkan di Bursa Berjangka diharapkan akan menjadi referensi harga internasional," kilah Sutriono.

Menurutnya lagi,  harapan tersebut sesuai tujuan UU No. 10 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas UU No. 32 Tahun 1997 Tentang PBK, yaitu keinginan yang kuat dari Pemerintah untuk terus meningkatkan peran bursa sebagai sarana pembentukan harga (price discovery) dan sarana lindung nilai (hedging), serta menciptakan kepastian hukum bagi pelaku usaha PBK.

Pertemuan ini diikuti Direktur Utama Bursa Berjangka, Lembaga Kliring Berjangka, perusahaan Pialang Berjangka, Pedagang Penyelenggara Sistem Perdagangan Alternatif (SPA), Pedagang Berjangka, dan Bank Penyimpan Margin.(Ode)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,