Pengusaha Jabar Rugi Puluhan Miliar Rupiah

Pengusaha Jabar Rugi Puluhan Miliar Rupiah

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Pengusaha Jabar mengalami kerugian puluhan miliar rupiah setiap hari akibat banjir di Jakarta melanda sejumlah ruas jalan menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

"Jelas banjir mengakibatkan kemacetan, bahkan jalur tidak bisa dilintasi sehingga mengakibatkan pengiriman barang ke pelabuhan yang sudah terjadwal menjadi terganggu bahkan molor. Akibatnya jadwal pengapalan terganggu," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar Deddy Widjaja di Bandung, Kamis (12/2/2015).

Deddy menyebutkan nilai kerugian besar. Pihaknya akan melakukan pendataan kerugian dari pengusaha untun dapat mengetahui nilai kerugian itu.

"Perkiraan kami, kerugiannya dapat mencapai puluhan miliar setiap hari. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan, bisa mencapai ratusan miliar rupiah," katanya.

Dedy mengatakan, kerugian yang dialami industri dan dunia usaha Jabar itu terjadi karena sistem pendistribusian terhambat.

Tidak hanya melalui jalur darat, penyeberangan, baik yang bersifat antarpulau, maupun ekspor pun terjanggu. Selama ini pendistribusian barang antarpulau dan ekspor, Jabar melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

"Beberapa teman pengusaha melaporkan pengiriman barang melalui Tanjung Priok tertahan akibat banjir," katanya.

Akibatnya terjadi keterlambatan dan para pengusaha terkena penalti. Itu belum termasuk biaya dan risiko lainnya, antara lain berkurangnya kepercayaan para pembeli.

Selain kerugian materi juga kerugian potensi bisnis. Ia mencontohkan pihaknya melakukan pertemuan bisnis di Jakarta. Namun batal karena kondisi dan situasi di Jakarta tidak memungkinkan akibat banjir.

"Permasalahannya tidak hanya tercegat banjir, kerusakan infrastruktur jalan dan kemacetan juga menjadi kendala yang dihadapi para pengusaha karena berakibat tingginya biaya operasi," kata Deddy Widjaja.

Pada kesempatan itu, Deddy juga mendorong agar Jabar segera merealisasikan pembangunan pelabuhan internasional di provinsi itu sehingga bisa meningkatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pembangunan pelabuhan tentunya mempertimbangkan berbagai dampak pada masa depan. Pelabuhan dibangun dengan konsep masa depan dan pertimbangan pertumbuhan industri di kawasan itu," kata Deddy Widjaja. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:kab-bandung,