Empat Jasad Penambang Emas Ditemukan

Empat Jasad Penambang Emas Ditemukan

Ilustrasi.(Foto:Net)

Cianjur - Tim gabungan menemukan empat jasad penambang yang tewas terjebak di dalam lubang tambang emas Gunung Rosa di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jabar, karena diduga kekurangan oksigen.

Setelah sempat mengalami kendala untuk masuk ke dalam lubang yang tergenang air dengan kedalaman 40 meter, tim gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, relawan dan penambang, Kamis, akhirnya menemukan keempat jasad penambang atas nama Paul, Juman, Encep, dan Wadi.

Kapolsek Campaka AKP Toha menjelaskan, selang 2X24 jam, pihaknya bersama tim dan dibantu puluhan penambang akhirnya berhasil mengevakuasi jasad empat penambang yang dilaporkan terjebak karena debit air di dalam tambang yang terus bertambah.

"Tim sempat mengunakan enam pompa untuk menyedot air dari dalam tambang agar dapat memudahkan proses evakuasi. Hingga tengah malam debit air tidak kunjung berkurang, sehingga kami kesulitan untuk masuk ke bagian dalam tambang," katanya.

Menjelang dini hari debit air mulai berkurang, ungkap dia, sehingga tim sedikit leluasa melakukan pencarian dan pertama kali menemukan dua orang dalam kondisi mengambang dan dua orang lainnya dalam posisi tertimbun tanah akibat dinding lubang yang roboh.

Setelah berhasil dievakuasi, keempat jenazah penambang itu, dibawa ke RSUD Cianjur, selanjutnya dibawa pihak keluarga ke kampung halamanya di Sukabumi, guna dikebumikan.

Sementara itu, Iyus Bagolo, kordinator penambang, menyebutkan peristiwa yang merenggut nyawa lima orang penambang itu, merupakan pertama kali terjadi akibat tidak berfungsinya pompa penyedot air yang biasa dipakai penambang untuk mengurangi debit air dari dalam lubang.

Dia memperkirakan kelima orang penambang tersebut meninggal akibat kehabisan oksigen karena aliran udara dari bagian atas tambang tertutup genangan air yang menutupi pintu keluar dari posisi penambang tengah bekerja.

"Hari pertama tim menemukan penambang atas nama Amud (15) dalam kondisi tergelak dibagian dalam tambang tidak jauh dari penemuan empat orang penambang lainnya, diduga penyebabnya sama akibat kekurangan oksigen," katanya.

Empat orang penambang dilaporkan terjebak di dalam tambang emas Gunung Rosa, akibat tidak berfungsinya pompa penyedot air yang biasa digunakan.

Sehingga debit air dengan cepat bertambah dan menutup sebagian besar lubang tambang.

Terjebaknya para penambang itu, diketahui setelah satu orang penambang dengan cara menyelam berhasil selamat keluar dari dalam lubang dan memberitahukan hal tersebut pada kordinator penambang dan selanjutnya ke pihak berwajib.

Petugas yang mendapat laporan membentuk tim dan pada hari pertama, Selasa (10/2), berhasil menemukan jasad satu penambang yang dilaporkan hilang atas nama Amud. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:bandung,