Pemprov Jabar Didesak Naikkan Kelas Jalan

Pemprov Jabar Didesak Naikkan Kelas Jalan

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Pemkab Sumedang mendesak pemerintah provinsi dan pusat untuk menaikkan kelas jalan di jalur tengah Jabar, Bandung - Sumedang - Majalengka - Cirebon sehingga layak dilintasi truk bertonase di atas 15 ton.

"Bila tidak mampu mencegah dan menegakkan tonase bagi truk yang melintas di jalur Sumedang, maka kami mendesak pemerintah untuk menaikkan kelas jalan sehingga bisa layak untuk dilintasi truk bertonase di atas 15 ton," kata Asisten Daerah Sumedang bidang Perekonomian, Dede Hemasah di Bandung, Kamis (12/2/2015).

Dede menyebutkan, akibat tidak berhasilnya menegakkan aturan tonase bagi truk yang melintas di jalan raya, mengakibatkan jalan di jalur itu cepat rusak.

Pasalnya, kata dia kelas jalan di jalur tengah Jabar itu untuk kapasitas 8 ton, namun kenyataannya truk angkutan yang melintas di 15-17 ton bahkan lebih karena muatannya yang berat.

"Bayangkan saya truk yang seharusnya memuat maksimal 8 ton pada kenyataannya memuat bobot hingga 17 ton. Jelas saja jalan cepat rusak," kata Dede.

Ia menyebutkan, dengan adanya kenaikan kelas maka diharapkan jalan itu minimal bisa menahan beban 15 ton yang dilalui truk dengan muatan batu bara dan barang.

"Masa jalan nasional spesifikasinya hanya 8 Mts, seharusnya minimal 10-12 Mts untuk di jalur seperti itu," kata Dede.

Menurut dia, dengan kondisi saat ini sesering apapun perbaikan jalan dilakukan di jalur Sumedang - Cirebon, maka akan terus rusak. Ia menyebutkan jalan yang diperbaiki paling tahan dua pekan hingga sebulan, selanjutnya kembali rusak di titik-titik yang sama.

"Bila tidak bisa menegakkan tonase, kami minta kelas jalan ditingkatkan. Pasalnya jalan rusak berpengaruh kepada perekonomian, sulit distribusi barang dan penjualan produk masyarakat. Selain itu kerusakan jalan mengakibatkan kemacetan di jalur itu," kata Dede.

Pada kesempatan itu, Dede menyambut pembangunan "shortcut" kereta api di Cibungur - Tanjungrasa yang diharapkan bisa memaksimalkan angkutan KA Bandung - Cirebon.

"Saya berharap angkutan batu bara bisa dialihkan ke KA, sehingga tidak terlalu padat di jalur tengah," kata Dede menambahkan. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:jabar,