Kejati Segera Limpahkan Kasus Hibah KONI Jabar

Kejati Segera Limpahkan Kasus Hibah KONI Jabar

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Kejaksaan Tinggi Jawa Barat segera melimpahkan perkara dugaan korupsi dana hibah Komite Nasional Olahraga Indonesia Jabar 2008-2009 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung untuk disidangkan.

"Mudah-mudahan perkaranya dalam minggu depan bisa dlimpahkan ke pengadilan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar Suparman kepada wartawan di Bandung, Kamis (12/2015).

Ia menuturkan kasus dugaan korupsi dana hibah itu menjerat dan ditetapkan sebagai tersangka mantan Ketua KONI Jabar periode 2006-2010 H.M. Ruslan.

Kejati Jabar, lanjut dia, sudah menerima dua tahap pelimpahan yakni barang bukti dan tersangka dari Kepolisian Daerah Jabar.

"Kami telah menerima pelimpahan tahap dua dari penyidik Polda Jabar yaitu penyerahan barang bukti dan tersangka," kata Suparman.

Ia mengungkapkan, saat ini Kejati Jabar bagian Penuntutan sedang melakukan proses penyempurnaan berkas perkara tersebut.

"Sekarang Bagian Penuntutan masih melakukan proses penyempurnaan berkas, setelah itu dapat dilimpahkan," katanya.

Modus kejahatan di KONI Jabar itu yakni menggunakan dana tidak sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Surat Keputusan Ketua Umum KONI No 29/2006 tentang Prosedur Tata Kerja KONI Provinsi Jabar Masa Bakti 2006-2010.

KONI Jabar dalam penggunaan dananya hanya membuat rekapitulasi penggunaan anggaran hibah tahun anggaran 2008 dan 2009 tanpa dilampiri bukti yang lengkap dan sah sehingga menyebabkan kerugiaan negara sebesar Rp5.763.500.000.

Akibat perbuatannya itu dijerat Pasal 3 Undang-undang Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:sepak-bola,