Penyelundupan Narkoba 2014 Didominasi dari Hongkong

Penyelundupan Narkoba 2014 Didominasi dari Hongkong

Ilustrasi.(Foto:Net)

Tangerang - Bea Cukai Soekarno - Hatta, menyebutkan pengungkapan kasus upaya penyelundupan tahun 2014 didominasi penumpang yang pasca melakukan penerbangan dari Hongkong.

Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno - Hatta, Okto Irianto di Tangerang, Sabtu (14/2/2015), mengatakan, terdapat 42 kasus penindakan narkotika dari penumpang yang asal penerbangan Hongkong.

Selanjutnya, urutan kedua yakni dari Malaysia dengan 12 kasus, Tiongkok dengan 11 kasus, Afrika Selatan, Qatar dan Singapura dengan masing - masing empat kasus.

Lalu, lanjut Okto, United Emirate Arab dan India dengan masing - masing tiga kasus serta Thailand dengan dua kasus.

Oleh karena itu, petugas Bea Cukai Soekarno - Hatta telah melakukan pemetaan terhadap negara yang rawan menjadi tempat asal narkotika.

Meskipun, seluruh bawaan penumpang tetap menjadi perhatian dan pengawasan petugas. Sebab, pengendar kerap kali melakukan perjalanan dari berbagai negara untuk menipu petugas.

"Jadi, mereka kerap keliling negara agar tidak dicurigai. Karena, bila dari satu negara tertentu, kerap kali dicurigai dan tertangkap," jelasnya.

Sementara itu, untuk kurir narkotika yang tertangkap pada tahun 2014, didominasi oleh jenis kelamin laki - laki dengan usia antara 21 tahun 40 tahun. Meskipun ada juga yang berusia 60 -70 tahun ditangkap karena akan melakukan penyelundupan.

Sedangkan untuk kurir wanita, biasanya berusia diatas 30 tahun agar tidak dicurigai oleh petugas dan merupakan jadi bagian turis. "Biasanya untuk wanita menyembunyikan di barang bawaan," paparnya. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:narkoba,