Menyulap Limbah Menjadi Mainan Edukatif

Menyulap Limbah Menjadi Mainan Edukatif

Mainan Apido untuk memperkenalkan tokoh pahlawan kepada anak-anak. (Foto : ADE)

Bandung - Limbah alumunium atau pun kuningan bagi sebagian orang mungkin tidak berharga. Namun tidak bagi Tania Avianti. Pasalnya, arang tak berguna itu bisa disulap menjadi mainan anak yang memiliki manfaat besar.

 

Diberi nama Apido, mainan ini dibuat untuk sarana edukatif bagi anak berusia di bawah lima tahun. Alat ini sengaja dirancang untuk menambah pengetahuan anak tentang pahlawan nasional.

 

Menurut Tania, alat ini didesain untuk menstimulan perkembangan otak anak, baik daya imajinasi dan eksplorasi.

 

“Melalui alat ini anak berusia di bawah 5 tahun bisa mengenal pahlawannya sejak kecil. Dengan begitu jika sudah masuk sekolah nanti dia pasti akan hafal siapa saja pahlawan nasional Indonesia,” terang Tania di Bandung belum lama ini.

 

Apido karya Tania pernah menjadi pemenang dari kategori olahan limbah bekas di ajang Black Innovation Awards, dan dipamerkan di beberapa kota besar di Indonesia.

 

”Kita sempat mendapat penghargaan dari Black Innovation Awards karena berhasil membuat inovasi mainan anak edukatif dari limbah bekas alumunium,” cetusnya

 

Saat ini Tania sedang memproduksi massal mainan karyanya untuk dipasarkan ke masyarakat luas di Indonesia. (AY) 

 

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,