Atasi Pengangguran dengan Industri Hulu dan Hilir

Atasi Pengangguran dengan Industri Hulu dan Hilir

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Untuk mengurangi pengangguran dan menghadirkan lapangan kerja yang lebih banyak, pengusaha harus memberikan komitmennya agar dapat menguasai industri hulu (pengolahan bahan mentah) hingga ke industri hilirnya (barang jadi), sehingga tenaga serta proses kerja yang dilakukan berlangsung di dalam negeri.
 
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan hal tersebut, usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemuda/KNPI Provinsi Jawa Barat di Hotel Horison, Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 121 Kota Bandung, Senin (16/2/2015).

Menurut Aher, adanya ketidak hati-hatian dalam manajemen ekonomi kita saat ini, sehingga proses pengolahan sumber daya alam yang kita miliki tidak utuh dilakukan dari hulu ke hilirnya.
 
“Kita kurang hati-hati dalam mengolah sumber daya alam kita. Sumber daya yang kita miliki lebih hebat dari Korea Selatan. Masalahnya di strategi manajemen ekonomi kita, harusnya kita sebagai bangsa-tentu KNPI sebagai bagian dari anak bangsa berusaha untuk menghadirkan proses ekonomi hulu-hilir di kita semuanya. Hulu, tengah, dan hilirnya di kita. Kita baru berfikir ekspor kalau sudah di hilir, jangan berfikir ekspor di hulu. Dampaknya jelas”,ujar Gubernur Jabar kepada wartawan.
 
Menurutnya, Korea Selatan mengolah semua sumber daya yang mereka miliki di dalam negeri, sehingga dampaknya tidak ada pengangguran di sana.

“Mengapa Korea Selatan tidak ada pengangguran? Sebab dia punya mining, migas, pertanian dan barang-barang mentah diolah seluruhnya di Korea. Jadi jam kerja di Korea, tenaga kerja di Korea. Titik akhirnya pun di Korea, pemasaran baru keluar selain di dalam negeri”, bebernya.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,