Australia Ancam Boikot Pariwisata Indonesia

Australia Ancam Boikot Pariwisata Indonesia

Jakarta - Ancaman pemerintah Australia untuk memboikot pariwisata Indonesia ditanggapi santai oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin.
Menurutnya, Indonesia dinilai tidak perlu khawatir atas kehilangan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) asal Australia. Sebab, kontribusi Negeri Kangguru terhadap pariwisata negara ini sangat kecil. 

Pemerintah Australia melontarkan pernyataan bernada ancaman kepada Indonesia, terkait protes eksekusi mati Bali Nine. Ancaman tersebut melarang warga negaranya berkunjung ke Bali. 

"Nggak akan terganggu (pariwisata), kan kita masih punya daerah lain. Lagi pula jumlah wisman asal Australia yang datang ke Indonesia nggak terlalu signifikan," tegas  Suryamin di Jakarta, Senin (16/2). 

Suryamin menjelaskan, Indonesia bisa mendulang basis wisman dari negara lain. Misalnya Tiongkok, Jepang yang selama ini memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan pariwisata dalam negeri. "Kita masih punya (wisman) Tiongkok, Jepang," katanya. 

Sebelumnya, ia menyebut, jumlah kunjungan wisman pada Desember 2014 mencapai 915,3 ribu kunjungan, atau naik 6,35 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada Desember 2013 yang tercatat sebanyak 860,7 ribu kunjungan.

"Demikian pula dibandingkan dengan November 2014, jumlah kunjungan wisman Desember 2014 naik sebesar 19,74 persen," tambahnya.(Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:ekonomi,