Rita Tila, Dari Bandung Tembus Amerika, Asia dan Eropa

Rita Tila, Dari Bandung  Tembus  Amerika, Asia dan Eropa

Rita Tila, Dari Bandung Tembus Amerika, Asia dan Eropa. (Foto: Net)

Bandung - Potensi Kota Bandung sejak dulu dikenal dengan kota kreatifnya. Orang-orangnya yang kreatif. Hampir disegala bidang ikut kreatif, baik seni, budaya, ekonomi, politik, maupun kehidupan sosial lainnya. Di bidang seni, diantara banyak yang sarat prestasi, sebut saja satu nama, Rita Tila. Pikiran langsung melayang ke musik tradisional  pop Sunda.
Ya penggemar musik Sunda mana yang tak kenal dengan Rita Tila? Tidak berlebihan jika namanya mampu disejajarkan dengan kualitas vokal  penyanyi musik pop Indonesia, Rossa. Pada musik Sunda Rita lah yang bisa seperti penyanyi asal Sumedang itu. Khususnya dalam hal  menyanyi, Rita mampu menyamai dalam hal kontrol nada dan kontrol temponya, sama stabil baik sedang rekaman maupun nyanyi live di atas panggung. 

Tak hanya piawai bernyanyi, beberapa alat musik tradisi pun mampu dimainkannya. "Ah enggak mahir tapi bisalah dikit-dikit," kata pemilik lagu "Ngadu Manis Cinta" merendah.
Entah karena prestasinya di dunia rekaman ("Kawih Degung Murangkali"), dan segudang piala kejuaraan kawih diraihnya,  dia lalu "dikontak" Ismet Ruchimat "Samba Sunda" untuk memperkuat grup kontemporer ini bicara banyak diberbagai level dunia. Contohnya, setiap tahun Rita tampil di acara "Tong Tong Fair di Belanda. "Bersama Samba Sunda saya sempat buat album kolaborasi dengan musisi asal Norwegia.

"Bahkan kalau tidak berubah November 2014 mendatang bersama Samba Sunda akan tampil di Eropa sekalian rekaman kolaborasi musiknya dengan musisi Inggris dan India," ucap penyuka warna merah ini. Rita pernah diundang konser dan mengajar musik tradisi Sunda di Amerika Serikat, tepatnya di Pittsburgh University, Ohio University, Emory University dan Atlanta University. "Ketika di Emory University saya dapat kehormatan untuk memberi nama pada seperangkat gamelan degung baru milik univertas tersebut, percaya enggak percaya, ternyata saya bisa melakukannya dengan menamai 'Nyai Mandala Sari," ujar Rita kelahiran Sukabumi 16 Desember 1984 dengan bangga.

"Eropa dan Amerika bukan lagi negara yang bisa membuat saya berdebar-debar, karena tak menyangka bisa sejauh ini," katanya usai memandu acara "Pasosore Edas" di TVRI Jabar pekan lalu. Pengalamannya yang sarat prestasi menghantarkannya kembali untuk mendunia, lewat acara "Asia's Got Talent" di Singapura.

Upaya berbagai persiapan sudah dicanangkan. Bersama grupnya Babenjo mereka masuk sebagai finalis Asia's Got Talent wakil Indonesia. "Alhamdulilah saya dan Babenjo akan jalani karantina di Singapura tahun 2015, ini sudah mewakili nama baik negara  Indonesia, mudah-mudahan kami bisa buktikan, " kata  pelantun tembang "Teuteup Jeung Imut" optimistis. "Saya sebenarnya menyukai  musik tradisi, meski sekarang saya banyak aktif di pop Sunda, tetapi jiwa saya di tradisi," desahnya.

Di luar musik pop Sunda, dia sibuk menjadi juru rias make up pengantin. "Saya senang aja liat orang lain cantik, ya akhirnya diseriusin," ucap perempuan mungil yang memiliki wedding planning ini.

Membicakan Rita Tila tidak selesai sampai di sini, masih banyak rencana dan pencapaiannya menggenggam dunia.(Ode)**



Data Pribadi

Nama Lengkap  : Rita Tila
Tempat t lahir  : Sukabumi,16 Desember 1984
Nama pop  : Rita Tila
Pendidikan : S-2 jurusan musik UPI Bandung
Prestasi : Juara I Kawih Se Jabar
    Penyanyi Daerah Terbaik Tingkat Nasional
    Juara I Kepesindenan Piala "Titim Fatimah"
    Juara I Kepesindenan Piala "Titim Fatimah"
    Perolah Penghargaan Gubernur Sebagai Penyanyi Pop Sunda Berprestasi (Anugrah Budaya)
Alamat Rumah : Komp Kopo Permai 3 Blok 9 cdf No 38 Bandung

 

.

Categories:Sosok,

terkait

    Tidak ada artikel terkait