BPJS Bangun Empat Blok Rusun di Bandung

BPJS Bangun Empat Blok Rusun di Bandung

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan membangun dua hingga empat blok rumah susun sewa (rusunawa) di Bandung Raya, kata Direktur Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Junaedi di Bandung, Senin (16/2/2015).

"BPJS Ketenagakerjaan akan membangun sejumlah tower rusunawa bagi pekerja di kawasan industri sejumlah kota. Salah satunya untuk Jabar, lokasinya di Bandung akan dibangun dua hingga empat blok," kata Junaedi.

Menurut dia, pada tahun 2015 akan dibangun enam blok rumah susun sewa dengan lokasi di Jabar, Jatim, Jateng, Medan dan Makassar.

Menurut dia, rusunawa itu akan dibangun di kantong-kantong industri dan pabrik padat karya dan diperuntukan bagi para pekerja yang bekerja di lokasi itu.

Junaedi menyatakan, setiap blok akan dibangun setinggi empat lantai dengan kapasitas hunian mencapai tiga ribu keluarga pekerja atau karyawan industri.

Pengadaan rumah susun sewa itu merupakan bagian dari target pemerintah dalam menyiapkan sejuta hunian bagi masyarakat. BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan yang menaungi jutaan pekerja, memiliki andil untuk memabantu pekerja mendapatkan hunian yang layak.

"Untuk merealisasikanya, BPJS Ketenagakerjaan akan bekerja sama dengan mitra perbankan dan developer perumahan," katanya.

Pihaknya menargetkan pada semester pertama sudah mulai proses membangun rumah susun sewa. Namun demikian ia masih menunggu formula yang tepat dalam hal pembiayaan perumahan.

"Sebab mulai 1 Juli 2015, akan ada peraturan pemerintah yang mengatur hal itu. Termasuk juga tentang program PUMP," katanya.

Tahap pertama, sudah ditandatangani pembangunan perumahan bagi pekerja di wilayah Kabupaten Bekasi dengan luas lahan mencapai 660 hektare.

Sementara itu Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan kata Herdi Trisanto mengatakan pada tahun 2015 menganggarkan dana investasi untuk pengembangan sektor perumahaan sekitar Rp5 triliun hingga Rp6 triliun.

"Dana itu memang masih kecil karena hanya lima persen dari total dana investasi tahun ini yang mencapai sekitar Rp150 triliun rupiah," katanya.

Dana perumahan itu akan terus ditingkatkan setiap tahun. Menurut dia idealnya dana perumahan yang nantinya diperuntukan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mencapai 30 persen dari total dana investasi. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,