21 Penyidik KPK Terancam Jadi Tersangka

21 Penyidik KPK Terancam Jadi Tersangka

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta - Sedikitnya 21 penyidik Polri yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera dijadikan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal.

"Belum jadi tersangka. Kalau buktinya cukup dalam pelanggaran pengguna senjata api, ya pasti jadi tersangka," kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Budi Waseso, Selasa (17/2/2015).

Menurut Budi, kasus kepemilikan senjata api ilegal ini muncul berdasarkan laporan masyarakat, dan pengusutannya diatur berdasarkan Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951. Pihaknya masih mendalami kasus ini dan tidak akan gegabah dalam menetapkan tersangka.

"Kita lihat ini baru dugaan. Ini baru laporan masyarakat ada pengguna senjata yang ilegal. Kita telusuri, kepemilikannya tidak sah," tegasnya.

Mantan Kapolda Gorontalo itu menjelaskan, senjata api yang digunakan para penyidik KPK itu memang sebelumnya diberikan dengan izin. Namun belakangan, izin kepemilikan senjata api ditengarai sudah habis dan belum diperpanjang.  "Izinnya tidak diperpanjang, ada yang sampai 2012, tapi rata-rata izinnya 2011 sudah mati," ujar Budi.

Disebutkan, kepemilikan senjata api sekalipun itu legal, penggunaannya tidak benar akan menjadi ilegal. Apalagi izin penggunaan senjata api itu sudah habis. "Di saat barang legal digunakan tidak benar jadi ilegal," katanya.

Dia pun belum dapat memastikan, kapan para penyidik Polri yang ada di lembaga antirasuah itu akan dijerat sebagai tersangka. "Tanya penyidik, saya tidak mengintervensi. Saya percaya serahkan ke penyidik saya, anggota penyidik saya tidak main-main," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:kpk,