Partai Pimpinan PM Inggris Memimpin Hasil Survei

Partai Pimpinan PM Inggris Memimpin Hasil Survei

London - Partai Konservatif pimpinan Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron, Jumat(03/10/2014), memimpin survei yang diselenggarakan lembaga YouGov untuk pertama kalinya sejak Maret 2012, pascapidatonya di konferensi partai itu.

Cameron pada Rabu berjanji untuk memotong pajak 30 juta pekerja jika Partai Konservatif memenangkan pemilihan umum pada Mei 2015, dan pidatonya tersebut diyakini akan membuatnya kembali terpilih sebagai perdana menteri.

Hasil survei tersebut menempatkan Partai sayap kanan Konservatif di urutan pertama dengan 35 persen suara disusul oposisi sayap kiri Partai Buruh, yang dipimpin Ed Miliband dengan 34 persen suara.

Partai populis United Kingdom Independence Party (UKIP) menyusul dengan 14 persen suara, kemudian partai tengah Liberal Demokrat, mitra junior di koalisi pemerintah mengumpulkan enam persen suara.

Jika hal tersebut juga tercermin dalam pemilihan umum, bahkan dengan suara mengambang, data tersebut, tampaknya tetap akan menempatkan Partai Buruh sebagai partai terbesar di parlemen namun kurang sedikit dari mayoritas.

Survei tersebut juga memperlihatkan bahwa masyarakat Inggris berharap keadaan keuangannya akan lebih baik di bawah pemerintahan Partai Konservatif, namun meyakini mereka juga akan lebih miskin dalam lima tahun ke depan siapapun pemenang pemilihan umum.

Namun menurut Presiden YouGov Peter Kellner survei ini belum bisa memperlihatkan hasil pemilihan yang sebenarnya.

"Apakah pengikut Tories bisa mengubah keunggulan kebijakan ekonominya atas Partai Buruh menjadi tambahan suara saat pemilu? Apakah Miliband dapat meyakinkan "pemilih mengambang" (tidak mendukung salah satu partai) bahwa dia pantas menjadi perdana menteri?" tanya Kellner.

Dia juga mengatakan, bahwa masih belum jelas apakah UKIP bisa bergantung pada mayoritas pemilih Partai Konservatif yang dimenangkannya dua tahun lalu. Juga belum bisa dipastikan apakah Partai Liberal dapat menghilangkan keterpurukannya dan apakah para nasionalis Skotlandia dapat melampaui suara Partai Buruh di Skotlandia.

YouGov melakukan survei pada 2.133 warga Inggris dewasa pada Rabu (01/10/2014) dan Kamis (02/102014) untuk memperoleh data tersebut. (AY)

.

Categories:Internasional,