Pertamina Benahi Terminal BBM Ujungberung Bandung

Pertamina Benahi Terminal BBM Ujungberung Bandung

Petugas Melakukan Pemasangan NGS. (Foto: Net)

Jakarta - Perseroan Terbatas Pertamina memodernisasi terminal bahan bakar minyak di Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (03/10/2014), mengatakan bahwa modernisasi Terminal Bandung Grup itu dilakukan dengan menerapkan New Gantry System (NGS).

"Penggunaan NGS ini akan makin meningkatkan layanan dari terminal ini," katanya saat peresmian modernisasi tersebut.

Menurut dia, dengan NGS akan mempercepat pengisian BBM ke mobil tangki dari sebelumnya 900 liter menjadi 2.200 liter per menit.

Selain itu, penerapan NGS yang sudah berjalan sejak 18 September 2014 juga mampu melayani secara multiproduk.

Dengan multiproduk, kata dia, hanya memerlukan tiga pulau pompa, sementara satu produk membutuhkan 14 pulau pompa untuk mengisi ke mobil tangki.

Pencampuran biosolar, lanjut dia, juga dilakukan bersamaan (inline) sehingga bisa lebih cepat.

New Gantry System juga dilengkapi dengan "vapour discharge" yang bisa mengalihkan buangan uap saat pengisian ke mobil tangki.

Ke depan, terminal juga dilengkapi "vapour recovery" yang akan menampung uapnya.

Terminal BBM Ujungberung melayani masyarakat di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Cianjur.

Pasokan BBM berasal dari Terminal Lomanis, Cilacap, Jawa Tengah, yang disalurkan melalu dua lajur pipa.

Terminal Ujungberung yang mulai beroperasi pada tanggal 21 Maret 1987, berada di atas lahan 23,37 hektare dengan ketinggian 667 meter di atas permukaan laut. (AY)

.

Categories:Ekonomi,