Tersangka Sopir Bus Sang Engon Terancam Bui 12 Tahun

Tersangka Sopir Bus Sang Engon Terancam Bui 12 Tahun

Ilustrasi.(Foto:Net)

Semarang - Muhammad Husein, sopir Bus Sang Engon yang mengalami kecelakaan di Lingkar Jangli Jalan Tol Dalam Kota Semarang, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Semarang. Ia dinilai telah melakukan kelalaian hingga menghilangkan nyawa orang lain.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan, sopir menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi hingga 100 km per jam saat melewati Lingkar Tol Jangli. Akibatnya, sopir tidak mampu mengendalikan laju kendaraan, sehingga keluar jalur dan menabrak pembatas jalan dan membentur dinding tebing.
 
"Jadi sudah masuk gigi lima mau kembali ke gigi empat tidak bisa. Kecepatannya di atas 100 km/jam. Dia tidak mengaku rem blong," ungkapnya, Sabtu (21/2).
Menurut Djihartono, bus juga mengalami kelebihan kapasitas dengan mengangkut lebih dari 70 penumpang. Padahal, idealnya bus itu hanya bisa mengangkut antara 50–55 orang, sehingga sulit mengendalikan bus dalam kecepatan tinggi.
"Kami akan ambil keterangan pengelola, sopir, dan saksi kenapa sampai overload," tegasnya.
Djihartono menambahkan, saat ini M Husein masih dirawat di Ruang Mawar Rumah Sakit Bhayangkara, Semarang, dengan kondisi diborgol. Hal itu dilakukan untuk mencegah tersangka melarikan diri sebelum dilakukan pemeriksaan. "Kami borgol karena tidak berani mengambil resiko," jelas Djihartono.
Akibat peristiwa itu, M Husein yang merupakan warga Stasiun RT 04 RW 08, Babat, Lamongan, Jawa Timur, dijerat dengan Pasal 310 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Kelalaian yang Mengakibatkan Meninggal Dunia, dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:kecelakaan,