Ruki Dicurigai Jadi 'Tameng' Kasus Bank BJB

Ruki Dicurigai Jadi 'Tameng' Kasus Bank BJB

Taufiqurrahman Ruki saat menandatangani berkas pelantikan yang disaksikan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/2). (Ricardo/JPNN)

Jakarta - Taufiqurrahman Ruki, sebagai Pelaksana Tugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai masih belum bebas dari konflik kepentingan. Berbagai jabatan lama yang dipegang oleh Ruki dinilai sebagai penyebabnya.

Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW Emerson Juntho menilai, seharusnya Ruki tak menyentuh kasus-kasus yang bertalian dengan jabatannya. Misalnya, kasus dugaan korupsi yang terjadi di Bank Jabar Banten.

"Ruki saat ini sebagai Komisaris Bank BJB yang ditangani KPK," kata Emerson dalam sebuah diskusi di  Jakarta, Sabtu (21/2). Ruki juga diminta untuk tak ikut menangani kasus KPK yang bertalian dengan pihak kepolisian. Apalagi, dia diketahui merupakan mantan anggota kepolisian.

"Pak Ruki juga pernah di kepolisian. Artinya,  untuk isu-isu yang berkaitan dengan kepolisian pak Ruki tidak dalam posisi mengambil keputusan," kritik Econ, sapaan akrab Emerson.

"Biarkan penyidik yang memutuskan. Dia hanya memberikan persetujuan kepada suara terbanyak pimpinan KPK," demikian tutup Econ menambakan.

Ruki sendiri dalam konferensi pers perdananya di KPK mengatakan, telah memerintahkan Sekretaris pribadinya untuk menyerahkan surat permohonan diri dari jabatan yang diembannya saat ini. Salah satunya, dari jabatan Komisaris Utama di Bank Jabar Banten. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:kpk,