Jabar Dukung Pembangunan Giant Sea Wall

Jabar Dukung Pembangunan Giant Sea Wall

Jakarta - Sebagai ibukota negara, DKI Jakarta mengalami permasalahan serius mengenai banjir dan kebutuhan air tanah. Oleh karena itu, Jawa Barat yang merupakan salah satu provinsi terdekat, siap mendukung penanganan permasalahan itu melalui pembangunan Great Sea Wall.

Hal tersebut  diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan usai mengikuti rapat koordinasi proyek pembangunan  NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) bersama Menko Perekonomian Chairul Tanjung di Gedung AA Maramis, Jakarta (3/10/2014).

Usai rakor tersebut Chairul Tanjung  mengungkapkan, pembangunan NCICD atau dikenal dengan Great Sea Wall ini akan menjadi pelindung  DKI Jakarta dari banjir. banjir terjadi akibat penurunan tanah dan peningkatan air laut karena pemanasan global. Selain itu proyek ini akan berfungsi sebagai pusat pengelolaan air baku pengganti air tanah.

“Bendungan besar yang  raksasa untuk melindungi Jakarta dari banjir akibat turunnya tanah dan meningkatnya  air laut, karena perubahan iklim. Dari Great Wall Sea ini berfungsi  sebagai  pusat air baku bagi DKI Jakarta. Hal ini sangat diperlukan, Karena penyedotan air di Jakarta sangat masif.  Dengan begitu,  penurunan tanah menjadi lebih cepat. Sehingga dengan adanya Great Sea Wall, penggunaan air tanah bisa dihentikan atau dilarang,” jelasnya.

Menurutnya, untuk tahap awal pembangunan bendungan ini direncanakan sepanjang 33 Km dalam waktu tiga tahun. dan sepanjang 8 Km yang melibatkan kerjasama antara pemerintah pusat melalui Kementrian PU bersama DKI Jakarta dengan biaya sebesar Rp 3,2 triliun dan memakan waktu selama 3 tahun.

“Tahap pertama sepanjang 33 km yang harus dibuat mulai dari perbatasan DKI  dengan Jawa Barat sampai perbatasan DKI dengan Banten.  Dari 33 km yang harus dibangun, itu 8 km menjadi tanggung jawab pemerintah pusat  maupun DKI Jakarta. Kita semua menyepakati jika bendungan ini harus diselesaikan dalam waktu tiga tahun karena sudah begitu mendesak.  Nah untuk yang 8 Km sudah disepakati akan ditanggung bersama antara pemerintah pusat dalam hal ini melalui Kementerian terkait. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,