Nining Meida dan Doel Sumbang pun Turut Unjuk Gigi

Nining Meida dan Doel Sumbang pun Turut Unjuk Gigi

Nining Meida tampil cantik berbalut kebaya hijau dengan payet keemasan.(Dadan)

Bandung - Penampilan beberapa seniman Sunda yang telah menjadi ikon turut memberikan warna di “Gelaran Seni  Sunda - Mieling Basa Indung 2015”. Di antara para seniman senior yang turut memeriahkan even garapan Padepokan Seni Mayang Sunda dan Panaratas ini, antara lain penyanyi pop sunda Nining Meida.
 
Diva yang telah berkarir selama 29 tahun di ranah musik pop sunda ini tampil cantik, dengan mengenakan kebaya berwana hijau terang yang dikombinasi dengan warna emas. 
 
Melantunkan dua tembang hitsnya yaitu “potret manehna” dan “Jol” penampilan ibu dari 3 orang anak ini sangat mempesona. Kualitas vokalnya yang prima dan lenggak lenggok jaipongnya di atas panggung berhasil menyedot atensi penonton.
 
Tak heran para Dulur Nining Meida (Dunia) sebutan untuk fansnya, sangat antusias untuk terus menyaksikan penampilan seniman senior kelahiran 1965 ini.
 
Kehadiran seniman senior lainnya yakni Doel Sumbang. “Salah satu fungsi album saya yang berbahasa sunda adalah untuk dokumentasi, kalau-kalau bahasa sunda sudah punah,” paparnya. Berbahasa sunda  itu yang penting digunakan sehari-hari saja dulu, soal benar atau salah itu mah belakangan.
 
Tak berselang lama, seniman yang memiliki nama asli Abdul Wahyu Afandi ini diminta untuk “kaul” dengan melantunkan dua tembang lawas yang berjudul  “Ai” dan “ Bulan batu hiu”. Para penonton yang hadir bernostalgia dengan ikut bernyanyi bersama.
 
Kemeriahan “Gelar Seni Sunda - Mieling Basa Indung” di Padepokan Seni Mayang Sunda, Sabtu (21/2) dipungkas oleh suguhan lagu “es lilin” dan  “Bangbung hideung” dari Rita Tila, dan penyerahan piagam dari Padepokan Seni Mayang Sunda kepada Panaratas. (Jr.)**

 

.

Categories:Bandung,

terkait

    Tidak ada artikel terkait