Satpol PP Tanggapi Keluhan Warga Soal Reklame Ilegal

Satpol PP Tanggapi Keluhan Warga Soal Reklame Ilegal

Satpol PP Tanggapi Keluhan Warga Soal Reklame Ilegal. (Foto:Net)

Bandung - Terkait operasi penertiban papan reklame oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Sabtu dini hari,  Kepala Bidang. Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Moch Teddy Wirakusumah membenarkan hal tersebut.

Dia mengatakan, operasi tersebut merupakan rangkaian penertiban reklame ilegal di Kota Bandung. Pihaknya telah mengamankan 4.500 papan reklame, terhitung sejak  bulan Januari 2012, yang dilakukan secara rutin.

“Sejak  Januari, kita maraton melakukan operasi reklame. Hal tersebut dilakukan  untuk menghindari kata pembiaran. Di media sosial Twiter sering ada omongan mengenai reklame liar ini, oleh sebab itu kami bergerak dan rencananya semua ditargetkan sampai Kota Bandung steril dari reklame ilegal. Mudah-mudahan tahun depan ijin reklame bisa diberlakukan lagi,” ucap Teddy kepada CikalNews.com.

Ketika ditanya mengenai kondisi gudang barang bukti reklame yang sudah tidak memiliki daya tampung,  menurutnya akan dipaksakan untuk menyimpan barang bukti reklame tersebut meski sudah penuh.

“Gudang yang terletak di daerah Jalan Ciwastra memang penuh, namun tetap dipaksakan untuk memuat barang bukti reklame, sambil terus mengawal surat permohonan mengenai barang bukti reklami ini. Kami sudah menulis surat sampai ke DPKAD (Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) namun sampai saat ini belum ada jawaban,” paparnya..

Diharapkan, kepada para pengusaha yang tertarik dan ingin membuat iklan dengan menggunakan reklame secara liar agar berpikir dua kali. Jalankan sesuai prosedur dengan melayangkan permohonan ke BPPT.

“Klien yang ingin membuat iklan dilihat lagi, jangan sampai dirugikan 2 kali mulai dari finansial, waktu dan nama baik. Oknum baik eksternal daan internal jangan bermain-main dengan masalah pemasangan reklame liar ini,” pungkasnya. )Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,