Nelayan Adukan Menteri Susi kepada Presiden

Nelayan Adukan Menteri Susi kepada Presiden

Nelayan Adukan Menteri Susi kepada Presiden.(Ilustrasi:Net)

Banten - Ribuan nelayan yang berada di tempat pelelangan ikan (TPI) di Jalan Raya Panimbang, Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten, ramai-ramai mengadu ke Presiden Jokowi. Mereka mengadukan kebijakan larangan penangkapan ikan dengan menggunakan cantrng, yang dikeluarkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi.
"Mengingat yang mengeluarkan peraturan itu dari kementerian, nanti biar Bu Menteri ke sini saja agar bisa menjelaskan kepada nelayan,” kata Jokowi di sela-sela ground breaking pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, yang dikutip dari laman Setkab, Senin (23/2).
 
Presiden Jokowi menyebut, masalah Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan merupakan masalah teknis. Dia pun berjanji kepada ribuan nelayan akan meminta Menteri Susi menemui langsung para nelayan di Pandeglang.
Selain mengadukan larangan penggunaan cantrang sebagai alat penangkap ikan, nelayan di Pandeglang juga mengeluhkan perihal cuaca yang terjadi belakangan ini. Ombak yang besar yang terjadi belakangan ini membuat erosi pantai mereka.
Nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pandeglang itu juga meminta bantuan ke Jokowi. Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi memberi sumbangan Rp 30 juta untuk pengolahan ikan dan Rp 50 juta untuk dibagi-bagi ke semua kelompok nelayan.
"Nanti untuk HNSI, saya kirim Bu Susi. Bantuannya beda-beda, nanti untuk jaring, alat-alat dan untuk perumahan nelayan," kata Jokowi.
Terkait keluhan para nelayan mengenai masalah perumahan, Jokowi menyatakan nanti kalau mau ada pembangunan perumahan, dari Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan disesuaikan kebutuhan nelayan. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:hukum,